Bantul (MTsN 2 Bantul)  – Program Tim P5P2RA MTsN 2 Bantul sudah memasuki Proyek 3 Kewirausahaan tentang Budidaya Lidah Buaya (Aloe Vera), Pembibitan, Pengolahan dan Pemasaran yang dikoordinir oleh Susanti. Sebagai Ketua Proyek 3 adalah Dra. Siti Rofiqoh. Kali ini, Rabu (28/02/2024) memasuki  tahapan kedua, dengan Materi Sosialisasi Budidaya Lidah Buaya dan praktik penanaman Lidah Buaya dengan menghadirkan narasumber. Kegiatan akan dilaksanakan di Mushala Raudhatul ‘Ulum dan sekitarnya. Siswa mengikuti sosialisasi penanaman lidah buaya dan mencatat materi yang disampaikan oleh narasumber.

Hadir sebagai pemateri adalah Bapak Sulis dan istri. Materi praktek adalah cara menanam Lidah Buaya. Dalam pemaparannya Sulis menyampaikan, “Untuk menanam Lidah Buaya yang diperlukan adalah bibit, media tanam, kohe (inthil kambing yang sudah kering), pot yang ukuran diameter tengah 50 centimeter atau minimal 40 centimeter. Perbandingan media dan inthi 1 berbanding 1. Selanjutnya penyiraman pertama asal basah dan jangan ditaruh di tempat yang panas dulu,” ujar Sulis. “Untuk perawatan tanaman ini, penyiraman bisa dilakukan 3 hari sekali. Pemupukan dengan pupuk organik cair, seminggu dua kali. Selanjutnya sinar matahari sangat dibutuhkan oleh tanaman ini agar daunnya hijau dan subur,” tandasnya.

Agenda berikutnya adalah praktik menanam Lidah Buaya. Guru pendamping telah menyiapkan pot, pohon dan media masing-masing kelas 16 praktikan yang terdiri 1 meja 1 pot untuk 2 siswa. Siswa tampak antusias menanam lidah buaya ini. Secara berpasangan mereka menanamnya dengan petunjuk yang disampaikan oleh narasumber sebelumnya. Ada yang berada di sebelah selatan mushala dan ada yang praktik di sebelah utara mushala. Ada sekitar 100 pot sudah ditanami lidah buaya. Harapan ke depan, tanaman-tanaman tersebut bisa tumbuh dengan baik. Tahap berikutnya adalah siswa merawat dan membuat laporan cara kerja penanaman Lidah Buaya. (Agt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.