Peserta raker foto bersama/dokpri

Sleman (MTsN 2 Bantul) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul pada Rabu — Kamis (28-29/2/2024) selenggarakan rapat kerja ¬†(raker) penyusunan rencana kerja dan anggaran dalam waktu setahun. Kepala Kantor Kemenag ¬†Bantul H. Ahmad Shidqi, S.Psi, M.Eng memimpin langsung jalannya raker yang berlangsung di Hotel @K Kaliurang Sleman Yogyakarta. Hadir dan memberi pembinaan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta Dr. H. Masmin Afif, M.Ag. Raker berlangsung dua hari diikuti mengucaseluruh pejabat di Kankemenag Bantul serta para Kepala KUA, Kepala Madrasah negeri serta perwakilan Pokja Ka TU.

Sambutan Kakanwil Kemenag DIY/dokpri

Kakan Gus Ashid dalam sambutannya melaporkan empat hal diantaranya adalah peran penguatan moderasi beragama di Bantul. Dalam sambutannya orang nomor satu di Kemenag Bantul tersebut menjelaskan telah dibentuknya forum pelajar berbagai agama yang menyebutnya sebagai peljar moderat. Kakan juga melaporkan bertahannya prestasi ZI WBBM di intansinya dengan harapan dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan. Kakanwil dalam sambutannya juga mengapresiasi prestasi yang diraih MTsN 9 Bantul seraya menjelaskan target di tahun terakhir Gusmen yang sangat ketat dalam memantau kinerja para ASN Kemenag.

Pengarahan Kakan Kemenag Bantul/dokpri

“Karena prestasi ZI WBBM, tunjangan kinerja ASN di Kemenag Bantul  menjadi 92% dan diharapkan tahun depan bisa mencapai 95%,” terang Gus Ashid.

Sementara itu sebagai bagian dari pejabat di Kemenag Bantul, Kepala MTsN 2 Bantul Isti Bandini, S.Pd, M.Pd. ikut berpartisipasi dan berperan sebagai salah satu peserta bersama para Kamad yang lain.

“Alhamdulillah, saya berpartisipasi dalam raker ini, banyak hal terutama kinerja ASN yang dibreakdown dari Perkin Kankemenag Bsntul,” tuturnya.

Direncanakan raker di hari pertama tersebut mematangkan rencana aksi para pejabat dan juga dilanjutkan sidang pleno untuk menentukan hasil raker Kemenag Bantul. (ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.