Aji foto bersama dengan Prof. Suwarno (Dosen Bahasa Jawa UNY dan Praktisi Kebudayaan Jawa). (Dok.Aji)

Bantul (MTsN 2 Bantul) – Purwito Aji Yuwono seorang guru Bahasa Jawa MTsN 2 Bantulini sekaligus menjadi pranata cara (pembawa acara). Purwito yang akrab disapa Aji ini menjadi bagian dari PPY (Paguyuban Pranoto Coro) Kota Yogyakarta. Kemarin Senin (26/02/2024) Aji menghadiri acara Daur Hidup “Mitoni” yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta yang berkolaborasi dengan PPY. ┬áBertempat di Hotel Kimaya, Jalan Sudirman Yogyakarta, dan dihadiri oleh beberapa prana coro serta tamu undangan lain.

Dalam acara ini hadir Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti. Dalam sambutannya Yetti menjelaskan makna kata mitoni. “Mitoni atau ‘amitoni’ berasal dari kata ‘am’ yang berarti melaksanakan,sedangkan  ‘pitu’ yang berarti suatu kegiatan yang dilakukan pada hitungan ketujuh. 

Sehingga, Mitoni ini merupakan tradisi yang dilakukan masyarakat Jawa ketika kehamilan menginjak usia tujuh bulan. Selain memohon keselamatan bagi sang jabangbayi atau anak, juga meminta doa agar sang ibu diberikan kelancaran dalam melewati proses kelahiran,”jelas Yetti.

Suasana kegaiatan Upacara Daur Hidup. (Dok.aji)

Tak sampai disitu, Ketua HARPI (Himpunan Perias) Melati DIY Listiani Sintawati juga mempraktikkan prosesi mitoni dari awal hingga akhir. Kemudian di akhir praktiknya itu Listiani menekankan bahwasannya upacara adat ini disesuaikan dengan kondisi yang ada dan dengan sesederhana mungkin. 

Aji menerangkan bahwa acara ini merupakan salah satu usaha pemerintah dalam hal ini Dinas Kebudayaan untuk melestarikan budaya Jawa. “Meskipun zaman sudah modern, pemerintah kota Yogyakarta menggandeng dinas-dinas terkait untuk tetap melestarikan budaya-budaya Jawa. Saya bersyukur dapat diundang dalam kegiatan ini. Selain bisa bertemu dengan teman-teman tentunya kegiatan ini juga mengajarkan pada kami, khususnya saya terkait proses mitoni yang sesuai dengan gagrag Yogyakarta,” kata Aji.

Kepala gading muda dalam prosesi mitoni. (Dok.aji)

Kedepannya Aji akan memperkenalkan budaya jawa ke masyarakat luas. Khusus nya ke siswa-siswi. “Saya akan berusaha menerapkan dan menyebarluaskan ilmu yang didapat untuk masyarakat luas. Sehingga budaya-budaya Jawa tetap Lestari. (Dee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.