Rombongan VIII E foto bersama sebelum kirab. (Dok.enn) 

Bantul (MTsN 2 Bantul) – Pilihan kebaya warna hitam dan berbahan bludru ini membuat kelas VIII E tampil elegan dalam acara Kirab Budaya kemarin Kamis (22/02/24). Selain mengenakan kebaya kelas VIII E juga membuat gunungan sebagai ikon. Gunungan ini terbuat dari bambu yang kemudian dirangkai dan di hias dengan makanan ringan. 

Sumartini selaku wali kelas yang saat acara itu mengikuti rombongan kirab ini mengapresiasi semangat siswa. Siswa berlatih gerakan tarian untuk display waktu pulang sekolah, Siswa juga mengenakan pakaian yang sama (seragam) kata Sumartini. 

Kelas VIII E tampil elegan mengenakan kebaya hitam. (Dok.sum) 

Pada waktu display, Aulia yang menjadi pemimpin itu berada di barisan paling depan, disusul dengan teman yang lain. Di sela-sela siswa beristirahat setelah berjalan (kirab), Sumartini yang ditemui tim jurnalistik MTsN 2 Bantul mengungkapkan makna dari konsep yang mereka pilih. “Kelas VIII E memiliki konsep bentuk rasa syukur dengan disimbolkan gunungan dan tarian yang disuguhkan. Tarian juga menceritakan tentang tradisi ‘syukuran’ agar terhindar dari marabahaya dan sebagai bentuk rasa syukur atas panen yang melimpah,” jelas Sumartini. (Dee) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.