Kepala MTsN 2 Bantul Isti Bandini tinjau langsung Try Out ASPD. (Dokpri)

Bantul (MTsN 2 Bantul) – Literasi Bahasa Indonesia adalah keterampilan dasar yang sangat penting bagi perkembangan siswa di sekolah maupun madrasah ┬ákarena membentuk dasar komunikasi, pemahaman, dan pembelajaran mereka. Dalam konteks ini, penggunaan media eksperimen menjadi faktor yang sangat relevan dan bermanfaat. Di samping itu diperlukan uji kompetensi dalam pemahaman dan keterampilan berbahasa bagi para siswa. Bentuk uji kompetensi bagi siswa tingkat dasar di Daerah Istimewa Yogyakarta salah satunya berupa Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD).

ASPD merupakan pengganti ujian nasional yang sudah ditiadakan oleh pemerintah, namun menyadari sebagai kota pendidikan yang menjadi barometer di Indonesia, Yogyakarta mempunyai cara tersendiri dalam mempertahankan standar kualitas pendidikan yaitu dengan ASPD. Siswa sekolah maupun madrasah di tingkat SD/MI dan SMP/MTs melaksanakan ujian ini untuk mendapatkan nilai ASPD sebagai syarat melanjutkam sekolah di tingkat atasnya. Pentingnya ASPD menuntut setiap sekolah atau madrasah harus maksimal dalam menyiapkan segala sesuatunya.

Demikian dilakukan oleh MTsN 2 Bantul pada Senin (19/2/2024) melaksanakan ASPD dengan jadwal literasi bahasa. Bertempat di laboratorium computer madrasah, para siswa kelas IX menjalani latihan ASPD yang disebut try out ASPD. Kepala MTsN 2 Bantul Isti Bandini meninjau langsung pelaksanaan try outb tersebut. Mapel literasi bahasa harus diselesaikan oleh para siswa di hari pertama tersebut.

“Dengan try out ASPD dari Disdikpora ini saya harapkan anak-anak akan semakin siap menghadapi ASPD pada waktunya nanti,” tutur Kamad Isti. (ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.