23 Februari 2024
Adhitya foto membawa hasil antologi puisi, piagam, dan sertifikat sekolah aktif literasi. (Dok.Dee) 

Bantul (MTsN 2 Bantul) – Festival Literasi Bantul atau FLB kali ini mengambil tema menulis puisi. Topik dalam puisi yang dimaksud yakni ‘ibu’. Pengambilan topik ‘ibu’ ini dipilih dikarenakan menyesuaiakan dengan hari ibu. Sebanyak 50 puisi terkumpul dalam antologi ini. Masing-masing puisi tersebar menjadi 5 buku. Sebanyak 50 karya ini terdiri dari karya siswa, guru maupun karyawan MTsN 2 Bantul. Karya-karya yang ada dalam antologi tersebut merupakan kumpulan karya-karya seluruh sekolah maupun madrasah yang tergabung aktif dalam kegiatan literasi.

Adanya moment FLB menggugah semangat MTsN 2 Bantul untuk berperan serta dalam kegiatan tersebut. Seldnadia salah satu peserta antologi yang sempat ditemui tim publikasi ini senang dengan adanya festival ini. “Saya bisa mengungkapkan rasa melalui tulisan, pas nulis juga tidak sekali jadi. Selain itu saya bisa mengasah kemampuan menulis, serta meningkatkan rasa percaya diri,” terang Seldnadia siswa kelas 9 itu.

Di sesi yang berbeda, Adhitya selaku tim literasi memberikan tanggapan terkait kegiatan festival ini, “kemarin puisi-puisi kami kurasi, ada Bu Yulian dan Bu Dian yang ikut proses kurasi. Ada beberapa puisi siswa yang harus kami tunda penerbitannya. Dari proses ini kami selaku guru Bahasa Indonesia bisa mengevaluasi dan juga menentukan langkah selanjutnya guna mengasah kemampuan literasi anak, dalam hal ini literasi sastra.”

Proses serta kegiatan literasi lainnya akan terus ditingkatkan di MTsN 2 Bantul sebagai aksi nyata madrasah berbasis literasi. (Dee) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.