23 Februari 2024
Adhit foto bersama dengan Bunda Literasi Kab. Bantul (Dok.aaw)

Bantul (MTsN 2 Bantul) – Buku ‘Setangkap Rindu Untuk Ibu’ merupakan sebuah antologi berisikan puisi-puisi karya siswa, guru, karyawan, serta pegiat literasi di Kabupaten Bantul. Antologi yang bekerjasama dengan Komunitas Yuk Menulis ini berhasil memuat lebih dari 50 karya. Perwakilan MTsN 2 Bantul  mengirimkan Adhitya Arie Wibowo untuk dapat menyaksikan proses launching antologi tersebut. Tepat pukul 09.00 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Bantul, Kamis (01/02/2024) acara dimulai. Acara yang merupakan acara kolaborasi antara MTsN 3 Bantul, Pemerintah Kabupaten Bantul serta komunitas KYM ini berhasil mengumpulkan sekolah-sekolah aktif literasi.

Dalam acara ini turut hadir Bunda Literasi Kabupaten Bantul, Hj. Emi Masruroh, S.Pd., Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih dan sekolah aktif literasi se-Kabupaten Bantul.  Kegiatan ini diawali dengan laporan ketua pelaksana, Sutanto. Sutanto mengungkapkan bahwa kegiatan dilaksanakan secara daring dan hanya luring saat acara puncak. “Ada 64 sekolah yang mengirimkan karya dengan 26 jilid reguler dan 1 jilid kepala madrasah. Penulis buku antologi dari pejabat yang ada di Bantul sesuai list, setiap sekolah mengirimkan 25-50 puisi. Ada 35 sekolah yg memenuhi syarat mendapatkan trophy. Peserta tahun ini berhak mengikuti FLB berikutnya di bulan November. Kabupaten Bantul adalah pertama kali yang mengadakan FLB dan akan menjadi embrio untuk  FLB nasional,” ungkapnya di akhir sambutan.

Vitriya Mardiati, selaku founder KYM dalam sambutanyya menyampaikan,” festival ini adalah yang terunik dan tercepat karena hanya membutuhkan waktu hanya 3 bulan mulai November 2023 hingga Januari 2024. Harapannya FLB  ini menjadi ajang yang dinanti di Bantul seperti pesan dari Menag yang meminta KYM untuk menggerakkan lini terbawah untuk aktif literasi dengan kolaborasi dengan tokoh-tokoh terkait. Harapannya  kegiatan ini memacu anak-anak untuk lebih aktif menulis.”

Setelah sambutan selesai, acara dilanjutkan penyerahan trophy juara kepada 15 puisi terbaik oleh Bupati Bantul dan Bunda literasi serta, sekolah teraktif literasi dan duta literasi bantul yaitu Sutanto Ketupel FLB 2023. Pada kesempatan kali ini Bunda Litetasi juga membacakan puisi karya Bupati Bantul dan karya Bunda Literasi Bantul. Sebelum Bunda Literasi membaca puisi, belia juga menyampaikan pesan dalam sambutannya,”Bantul masih butuh dorongan untuk kebiasaan menulis dan membaca,Kedepannya penting adanya kolaborasi dengan tim2 lain seperti PKK dan Genre kabupaten Bantul. Agar kegiatan aktif literasi ini semakin bisa menyentuh banyak kalangan. Semoga kegiatan ini bisa meningkatkan indeks literasi di Kabupaten Bantul,” pungkas beliau.

Bersama Kasi Dikmad Bunda literasi aktif untuk memotret Bantul yang sudah melakukan kegiatan literasi yang luar biasa. Bunda literasi yang juga seorang guru aktif bekerja sama dengan banyak pihak untuk menggaungkan pentingnya literasi secara komprehensif di Babupaten Bantul. (Dee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.