23 Februari 2024

Bantul (MTsN 2 Bantul) – Program MAN Program Keagamaan (PK) sebagai mana yang telah dirintis sekian dasawarsa yang lalu merupakan program yang difokuskan untuk mencetak peserta didik yang mendalami ilmu agama (tafaqquh fi ad-din). Tujuan pendirian MAN PK antara lain untuk; Menghasilkan peserta didik yang kompeten dalam bidang keagamaan, kompeten dalam bidang kebahasaan, kompeten dalam bidang wawasan dan khazanah keislaman. Dari MAN PK, diharapkan akan hadir generasi bangsa yang memahami ilmu agama, moderat, serta memiliki wawasan kebangsaan dan keindonesiaan yang kuat.

Tugiyo, Waka Kesiswaan MTsN 2 Bantul menghadiri kegiatan Sosialisasi Seleksi Nasional Peserta Didik Baru (SNPDB) MAN Program Keagamaan (PK) MAN 1 Yogyakarta pada Jumat (19/01/2024). Acara diselenggarakan pukul 07.30 – 10.00 WIB di aula madrasah setempat. Hadir dalam acara tersebut Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Madrasah (Dikmad) Kanwil Kementerian Agama DIY, Abd. Su’ud dan Anita Isdarmini, Kasi Kurikulum dan Kesiswaan (Kursis) Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY.

Dalam sambutanya, Abd. Su’us menyampaikan, “Ada 3 jalur pendaftaran yaitu MAN Islam Cendekia (IC), MANPK dan MA Kejuruan,” ungkap Su’ud mengawali sambutannya. Lebih lanjut ia mengaitkan dengan Keputusan Dirjen Pendis 7022 tentang Juknis PPDB 2024/2025. Terkait Sosialisasi MANPK ini Su’ud menghimbau, “Lewat sosialisasi MANPK agar diteruskan ke madrasah masing-masing sehingga siswa-siswi MTsN SE DIY bisa masuk MANPK. Dalam hal ini Kanwil Kemenag DIY memberikan target untuk MTs Negeri minimal 5 siswa sedangkan MTs Swasta 1 siswa pendaftar. Adapun kuota utk MANPK 24 Putra dan 24 Putri,” pungkasnya.

Anita Isdarmini, juga memberikan sambutannya. Anita menyampaikan, “Petunjuk untuk penerimaan peserta didik sudah tersusun. Untuk itu agar semua madrasah bisa mematuhinya. Madrasah harus mensupport MANPK PPDB 2024. Dan yang harus diperhatikan bahwa PPDB reguler harus tetap dibuka dan disesuaikan dengan Dikpora. Untuk usia masuk per 1 Juli 2024 adalah 15 tahun,” ungkap Anita.

Usai mengikuti agenda sosialisasi tersebut, Tugiyo diminta oleh Isti Bandini, Kepala MTsN 2 Bantul untuk segera menindaklanjutinya dengan mendaftakan siswanya pada program SNPDB minimal 5 siswa sesuai arahan dari Kabid Dikmad Kanwil, sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional SNPDB 2024. (Agt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.