Reward best performance geliat literasi putaran pertama MTsN 2 Bantul. (Dok: nfa)

Bantul (MTsN 2 Bantul)– Literasi menjadi salah satu program unggulan MTsN 2 Bantul, selain program riset dan tahfidz. Kegiatan literasi MTsN 2 Bantul sebenarnya sudah dimulai sejak lama puluhan tahun lalu, beragam kejuaraan di bidang literasi diraih. Hanya saja mulai digeliatkan secara masif baru beberapa tahun terakhir di bawah dukungan kepemimpinan Musa Surahman, S.Ag. Sejak tahun 2020, sejak ditetapkan sebagai program unggulan, literasi mulai digeliatkan secara masif. Rentang dua tahun pendemi sempat mengurangi geliat literasi, namun bukan berarti mati. Selama lockdown pandemi COVID-19 pembiasaan Literasi terus berlanjut dengan Reading Day dan pantauan baca online melalui G-form. 

Pembiasaan literasi terus berlanjut hingga saat ini dengan tiga program pembiasaan literasi utama yakni Reading Day, Performance, dan Sagusaka. Reading day dan sagusaka masih berlanjut hingga akhir semester ini, sedangkan performance telah selesai putaran pertama dan tengah berjalan putaran kedua. Performance putaran pertama telah dilaksanakan evaluasi dan diperoleh hasil keputusan bahwa terbaik performance putra, diraih oleh Muhammad Dzikra Nasyaa Aufa Naafi, sedangkan terbaik performance putri diraih oleh Asyiffa Putri Sahira.

Penghargaan berupa piagam dan buket gift buku disampaikan oleh kepala MTsN 2 Bantul, Musa Surahman, S.Ag. pada Senin, (23/10/2023) di mushola Raudhatul’ulum. Musa menyampaikan bahwa kegiatan performance ini selain bertujuan untuk mengembangkan kreativitas siswa, juga bertujuan untuk melatih kepercayaan diri siswa dan karakter saling menghormati antar siswa. 

Sementara itu, Yulian Istiqomah, S.Pd. selaku koordinator tim literasi menyampaikan bahwa keputusan penentuan performance terbaik itu bukan tanpa dasar. Beberapa guru telah menyampaikan secara langsung performance para siswa yang terbaik yang pernah ditunggui selama pembiasaan. Dari beberapa performance terbaik siswa dari beberapa kelas dipilih dua performance terbaik putra dan putri. 

Lebih lanjut Yulian menyampaikan bahwa saat ini tengah berlangsung pembiasaan literasi performance kedua. Ia berharap siswa termotivasi dengan reward ini sehingga mampu tampil dengan lebih baik. Ia juga berharap semua guru mapel pada jam ke-5 dapat mendukung kegiatan ini dengan membimbing kegiatan performance di kelas antara 5-10 menit sebelum pembelajaran, kemudian mengisi lembar pantauan Performance siswa dalam map literasi yang tersedia di kelas. Ia menegaskan bahwa mustahil literasi dapat berlangsung sukses tanpa dukungan dari seluruh stakeholder Madrasah. Pembiasaan literasi ini diharapkan dapat berimbas pada pengetahuan dan karakter siswa. (Yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.