Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila MTsN 2 Bantul. (Dok: nfa)

Bantul (MTsN 2 Bantul) — Hari Kesaktian Pancasila merupakan salah satu hari besar nasional yang memiliki makna begitu mendalam. Setiap tanggal 1 Oktober Bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila untuk tetap menumbuhsuburkan semangat warga Indonesia untuk senantiasa mengamalkan nilai-nilai pancasila. Hal ini jualah yang melatarbelakangi terbitnya Surat Edaran dari Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor: B-7325/KW.12.1/5/PP.03/09/2023 tertanggal 25 september 2023 tentang “Himbauan Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2023”.

Mnindaklanjuti surat tersebut. Seluruh Guru, Tenaga Kependidikan, dan siswa diminta hadir di madrasah pada Minggu (1/10/2023), guna melaksanakan Upacara Hari Kesaktian Pancasila. Tugiyo, S.Ag., Waka Kesiswaan MTsN 2 Bantul, sejak hari jumat telah menyampaikan pada siswa akan pentingnya peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Tugiyo menyampaikan juga bahwa Siswa MTsN 2 Bantul juga diberikan kepercayaan untuk bertugas di Kapanewon Jetis. Sehingga siswa akan terbagi menjadi 2. Satu Peleton utama pada lomba upacara lalu akan dikirim untuk menjadi peserta upacara di Kapanewon. Kemudian Paduan Suara, Pembaca UUD, dan Protokol sebagai pembaca Ikrar juga diminta untuk menjadi petugas dalam upacara tersebut.

Susanti, S.Pd., Staff Waka Kesiswaan MTsN 2 Bantul mengambil alih tugas menjadi koordinator kegiatan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di MTsN 2 Bantul. Susanti menyampaikan bahwa upacara berlangsung khidmat dan lancar. para petugas yang bertugas pada upacara di madrasah berhasil melaksanakan tugas dengan baik. Suasana haru juga melingkupi madrasah yang mendadak mendung seiring dengan lagu Gugur Bunga yang dinyanyikan oleh seluruh peserta upacara. Upacara berlangsung terib mulai pukul 07.20 hingga 08.00 WIB.

“Saya merinding sekali begitu bersama-sama menyanyikan lagu Gugur Bunga saat Upacara Bendera Tadi. Bukan tanpa sebab, kita begitu terharu mengingat perjuangan para pahlawan, khususnya pahlawan revolusi yang gugur dalam gerakan 30 September 1965 lalu. Yang mana tepat pada tanggal yang sama tahun 1965, TNI berhasil menyelamatkan seluruh rakyat Indonesia dari cengkeraman PKI dan menyelamatkan ideologi Pancasila,” Ujar Mugiyanta, Staff Waka Sarpra sekaligus Guru PKn MTsN 2 Bantul usai upacara berlangsung pada tim media. (yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.