Musa Surahman mensosialisasikan program madrasah. (dok. enn)

Bantul (MTsN 2 Bantul) – Sabtu (29/7/2023), MTsN 2 Bantul mengundang orang tua/wali siswa kelas 7, 8 dan 9 bertempat di Mushala Raudhatul ‘Ulum. Kepala MTsN 2 Bantul, Musa Surahman, S.Ag didampingi Ketua Komite Madrasah, KH. Busyrowi, Pengurus Komite Madrasah, Ketua POT, Kepala Tata Usaha dan Wakil Kepala Madrasah, menyampaikan sosialisasi program madrasah tahun pelajaran 2023/2024 pada orang tua/wali siswa kelas 7, 8 dan 9. Acara dipandu oleh Nurhadi, Waka Sarpras. Awal acara dibuka dengan bacaan Nadzom Asmaul Husna oleh Tugiyo, Waka Kesiswaan.
Mengawali sambutannya, Musa Surahman menyampaikan terima kasih pada orang tua siswa yang sudah hadir untuk mengikuti sosialisasi program madrasah. Selanjutnya Musa mengajak orang tua siswa untuk fokus mengikuti sosialisasi, “Jika tidak fokus nanti ndak gagal paham, ada yang tidak dipahami,” ujarnya. Musa mengecek kefokusan orang tua dengan tepuk tangan disambut gelak tawa orang tua siswa yang salah tepuk, sehingga harus diulang berkali-kali. “Saya juga mengajak bapak/ibu untuk senyum, karena senyum kita akan membuat hidup lebih indah,” imbuhnya.

Lebih lanjut Musa memaparkan program madrasah melalui layar yang bisa dibaca oleh wali siswa yang hadir.  Pemaparan dimulai dari Visi dan Misi madrasah, CERIA Berprestasi (Cerdas, Rajin, Inovatif, ber-Akhlak Mulia dan Berprestasi. Selanjutnya Musa menyampaikan tentang 5 hari pembelajaran. “Bapak/Ibu perlu kami sampaikan bahwa mulai minggu depan per 1 Agustus 2023 akan diterapkan 5 hari belajar di MTsN 2 Bantul dan juga madrasah negeri yang lain sesuai dengan Keputusan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY yang berdasarkan Perpres No. 1 Tahun 2023. Untuk hari Sabtunya adalah untuk pembentukan karakter yang bisa dilaksanakan di madrasah atau di rumah.

Pemaparan berikutnya adalah tentang pembiasaan akhlak mulia yang dilaksanakan di madrasah, mulai dari pembiasan sholat Dhuha, nadzom asmaul husna, sholawat nariyah, sayyidul istighfar, tadarus sebelum memulai pembelajaran dan sholat Dhuhur berjamaah. Untuk minggu depan ditambah dengan sholat Ashar berjamaah. Tiga program unggulan yaitu Program Tahfidz yang merupakan program mandatory madrasah yang wajib dilaksakanan di madrasah dalam naungan Kementerian Agama DIY dipaparkan oleh Musa dengan gamblang dengan pembiasaan SUTIL (Subuh Tilawah), HAMA (Hafalan Maghrib), JUMUR (Jumat Muroja’ah), TUTOR (Sabtu Setoran) yang tahun ajaran baru akan diganti menjadi hari Jumat pagi dan SEMANGAT (Semaan Sabtu Terakhir) yang nanti waktunya akan disesuaikan dengan kondisi di madrasah. “ Terkait dengan program tersebut, saya berharap bapak/ibu bisa memantau putra putrinya, mengontrol dengan menandatangani buku pantauan yang sudah disampaikan pada siswa dan mendukung sepenuhnya program ini pada saat di rumah. Harapan kita semoga yang ikut wisuda tahfidz untuk tahun ini akan semakin banyak dibandingkan sebelumya,” harap Musa.

Mengawali sambutannya ketua komite madrasah, KH. Busyrowi mengenalkan diri khususnya kepada wali siswa kelas 7. Lebih lanjut Busyrowi mengatakan, “Saya menyampaikan terima kasih pada madrasah yang sudah menyusun program ke depan yang rinciannya telah disampaikan dalam Rapat Komite (26/7). Ada 33 kegiatan yang diprogramkan bapak/ibu yang harus kita dukung. Kami komite mendukung sepenuhnya program yang disampaikan.oleh madrasah dan mengajak bapak/ibu orang tua/wali siswa untuk mendukung 33 program tersebut demi kepentingan siswa dan kemajuan madrasah. Tanpa dukungan kita semua, program madrasah yang sudah bagus tadi tidak akan bisa berjalan dengan baik” ungkap Busyrowi menutup sambutannya.

Acara dilanjutkan dengan paparan Waka Kurikulum, Lestari Supriyati terkait penerapan Kurikulum Merdeka untuk kelas 7 dan pemberlakuan jam belajar 5 hari dengan menampilkan jadwal belajar siswa. Dilanjutkan penyampaian informasi dari Waka Humas, Agustina Suhartati dan Waka Kesiswaan, Tugiyo. (Agt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.