26 Februari 2024

Bantul (MTsN 2 Bantul) – Gelaran Haflah Muwadda’ah atau wisuda purna siswa kelas IX MTsN 2 Bantul tahun pelajaran 2022/2023, Sabtu (10/6) dihadiri oleh Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bantul, Etyk Nurhayati, Pengurus Komite Madrasah, Pengurus Paguyuban Orang Tua (POT), Kepolisian Sektor Kapanewon Jetis dan orang tua/wali siswa kelas IX. 

Musa Surahman, Kepala MTsN 2 Bantul, dalam sambutannya menyampaikan bahwa wisuda purna siswa yang dilaksanakan adalah bagian dari ikroman dan ta’dziman fil ‘ilmi. “Sebagian orang barangkali beranggapan bahwa wisuda itu berlebihan, tetapi bagi saya tidak masalah karena menurut saya wisuda ini merupakan ikroman dan ta’dziman fil ‘ilmi sebagai pengagungan dan penghormatan terhadap ilmu. Ilmu harus kita tempatkan di tempat yang tinggi, maka tidak heran para siswa saat ini berbusana rapi, indah tampak cantik dan ganteng,” ujarnya.

Lebih lanjut Musa berpesan kepada orang tua/wali siswa, terkait kondisi siswa yang masih di bawah umur. “Anak-anak kita masih menjadi tanggung jawab kita, yang harus kita awasi dan kita dampingi. Fenomena sekarang yang terjadi pada anak-anak kita adalah BLAST (Boring, Lonely, Angry, Stressed, Tired). Semua dikarenakan pengaruh gadget, maka perlu pendampingan kita,” pesannya. “Pendidikan kalian jangan hanya berhenti sampai di sini saja, silakan dilanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” pesannya kepada para siswa.

Etyk Nurhayati, mengawali sambutannya dengan mengapresiasi pameran karya siswa kelas IX yang digelar di belakang panggung. “Luar biasa baru kali ini saya menemukan ada pameran karya siswa, tidak tahu ada tidak di tempat lain, mungkin hanya ada di sini. Ini salah satu bukti majunya gerakan literasi di madrasah. Hal ini memberikan gambaran yang luar biasa, ini tak lepas tangan hebatnya bapak/ibu guru yang bagaimana menjadikan anak-anak kita sedemikian kreatifnya, sedemikian inovatifnya. Di masa mendekati acara wisuda masih menyempatkan diri memberikan yang terbaik untuk madrasah,” tandas Etyk. 

Ucapan selamat pertama disampaikan Etyk kepada siswa. “Saya ucapkan selamat buat siswa siswi yang diwisuda sebanyak 153. Setelah keluar dari MTs ini semoga tetap sholih sholihah. Pesan saya ada 3 kunci sukses, tetap jaga sholat 5 waktu dan ngajilah setiap hari, berbaktilah kepada orang tua dan guru, dan yang terakhir tetaplah menjaga nama baik almamater,” pesannya. Ucapan selamat kedua disampaikannya kepada orang tua siswa yang telah berhasil mengantarkan siswa hingga selesai dengan harapan semoga apa yang sudah diberikan kepada madrasah baik materi, tenaga atau pikiran dan pendampingan akan dibalas oleh Allah SWT. Pesan yang tidak kalah pentingnya untuk orang tua dan siswa, agar memilih sekolah yang selalu menjaga kebaikan-kebaikan seperti yang telah ditanamkan di MTsN 2 Bantul, baik sholat jamaah maupun hafalannya dan juga sopan santunnya.

“Selamat pada MTsN 2 Bantul, yang baru saya dampingi kurang lebih 6 bulan mengalami kemajuan yang luar biasa. SDM-nya luar biasa didukung oleh komite yang luar biasa ini. Tanpa anggaran dari komite dan hanya mengharapkan dari pemerintah saja, maka madrasah tidak akan bisa melejit seperti sekarang ini,” jelas Etyk. Motivasi yang disampaikan Etyk untuk MTsN 2 Bantul menutup sambutannya disampaikan dalam bentuk pantun. “Jalan-jalan ke Kota Tua, Pulang ke Jogja membawa mangga. Selamat untuk keluarga besar Matsandaba, Semoga MTs Negeri 2 semakin jaya,” pungkasnya. (Agt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.