26 Februari 2024
Sambutan Kepala MTsN 2 Bantul dalam Uji Publik KTSP dan KOM. (dok: Eni)

Bantul (MTsN 2 Bantul)-Pada tahun pelajaran 2023-2024 ini, Kantor Kementerian Agama telah meminta semua madrasah menerapkan Kurikulum Merdeka khususnya untuk siswa angkatan tahun ini. Untuk madrasah Tsanawiyah berarti dimulai dari kelas 7, sedangkan kelas 8 dan 9 masih menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Untuk mendukung hal ini, Kementerian Agama telah mengeluarkan KMA nomor 347 tahun 2022 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Madrasah. Hal inilah yang membuat beberapa bulan terakhir ini, tim pengembang kurikulum MTsN 2 Bantul bekerj keras menyusun 2 dokumen kurikulum, yakni KTSP dan Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) untuk tahun pelajaran 2023-2024.

Setelah melalui beberapa kali review bersama pengawas madrasah, Rabu (5/7/2023), MTsN 2 Bantul akhirnya menggelar Workshop Uji Publik KTSP dan KOM. Sebagai pemateri, tim menghadirkan Kasi Dikmad Kemenag Bantul, Pengawas Madrasah, dan JFT Pengembang Teknologi Pembelajaran Kanwil Kemenag DIY. Turut menjadi peserta workshop seluruh GTK, perwakilan komite,perwakilan POT, dan perwakilan siswa MTsN 2 Bantul. 

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 2 Bantul, Musa Surahman, S.Ag. menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya untuk tim pengembang kurikulum MTsN 2 Bantul yang telah bekerja keras menyusun dokumen kurikulum, baik KTSP maupun KOM. Lebih lanjut Musa Surahman mengimbau para guru untuk terus belajar dan berinovasi dalam mempersiapkan modul pembelajaran, sehingga dengan dukungan kurikulum merdeka ini, siswa mendapatkan pengalaman bermakna dalam pembelajaran. Baik dalam proyek maupun pembelajaran nonproyek. 

“Tidak hanya guru mapel kelas 7 saja yang harus memahami kurikulum merdeka ini, semua guru mapel kelas 8 dan 9 pun juga harus belajar. Sebab kelak akan melanjutkan pembelajaran dengan KOM ini di kelas 8 dan 9. Kurikulum merdeka ini lebih fleksibel, sehingga mudah bagi guru untuk menentukan alur pembelajarannya sehingga siswa memperoleh pengalaman bermakna,” jelas Musa dalam sambutannya. 

Kegiatan Uji Publik tersebut terus berlanjut dengan sambuta Kasi Dikmad Kemenag Kab. Bantul, tanggapan dari JFT Pengembangan Teknologi Pembelajaran Kanwil Kemenag DIY, dan Pengawas Madrasah, hingga pukul 12.45 WIB. (yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.