2 Maret 2024

Bantul (MTsN 2 Bantul) – Kamis (30/3), Waka Kesiswaan MTsN 2 Bantul, Tugiyo menghadiri undangan pembinaan Moderasi Beragama yang diselenggarakan oleh Seksi Pendidikan Madrasah (Dikmad) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bantul. Agenda berlangsung di Aula Kankemenag Bantul. Peserta yang ikut dalam pembinaan diantaranya 28 dari MTs dan 19 dari MA. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Kankemenag Kabupaten Bantul, Ahmad Shidqi, Kasi Dikmad, Ahmad Musyadad dan Pengawas Madrasah.

Kasi Dikmad Kemenag Bantul berharap kepada semua peserta agar bisa membagikan ilmu ini ke madrasah masing-masing. “Kegiatan hari ini tentang penguatan moderasi beragama jenjang MTs dan MA, yang nantinya harapannya harus disampaikan ke madrasah masing-masing oleh bapak/ibu peserta yang hadir di sini. Narasumber yang akan menyampaikan materi pada acara hari ini adalah bapak/ibu pengawas madrasah Kemenag Bantul,” ungkap Musyadad.

Memberikan sambutan yang kedua dan sekaligus membuka acara, Ahmad Shidqi. ”Pembinaan ini didasari 7 program prioritas Kemenag RI. Untuk meningkatkan kembali fitrah kita sebagai manusia. Sehingga cara pandang seseorang terhadap agama dapat merubah sikap dan perbuatan dalam kehidupan beragama. Ini artinya kita harus saling menghormati agama satu dengan yang lainnya,” jelasnya.

“Negara RI berdiri karena sumbangsih dari semua tokoh agama. Kemajemukan yang ada sangat mudah untuk menghancurkan negara dari dalam. Maka moderasi beragama juga dilakukan pada agama yang lain. Kerukunan beragama untuk Indonesia kuat. Ada 4 dasar agar moderasi beragama kuat. Pertama, komitmen kebangsaan bahwa kita sebagai anak bangsa harus bisa menjaga berdirinya negara. Kedua, toleransi, menghormati terhadap sesama manusia dalam beragama. Ketiga, anti kekerasan, orang untuk mempertahankan egonya banyak melakukan dg kekerasan. Keempat akomodatif budaya lokal,” imbuhnya.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi dari pengawas madrasah, Mugiyanta yang menyampaikan materi dengan model Brain Storming dan dimoderatori oleh Heni Prilantari. (yyk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.