2 Maret 2024
Pertemuan Darma Wanita MTsN 2 Bantul. (dok:Eni)

Bantul (MTsN 2 Bantul) – Ahad (12/3), MTsN 2 Bantul selenggarakan kegiatan rutin dua bulanan yaitu Pertemuan Dharma Wanita. Kegiatan dilaksanakan di rumah Mulyorejoso, guru Seni dan Budaya yang beralamat di  Telan RT. 06 Trimulyo, Jetis, Bantul. Hadir dalam agenda tersebut seluruh guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MTsN 2 Bantul beserta keluarga.

Kegiatan diawali dengan bacaan nadzom asmaul husna dan tahlil yang dipimpin oleh Ahmad Daris Musthofa, guru Bahasa Arab MTsN 2 Bantul. Selanjutnya sambutan dari shohibul bait, Mulyorejoso. Musa Surahman, Kepla MTsN 2 Bantul, berikan pembinaan dan informasi untuk keluarga besar MTsN 2 Bantul yang hadir. “Kegiatan ini sifatnya semi dinas bapak/ibu, jadi jika tidak urgent mohon disempatkan hadir dan kami berharap bapak/ibu bisa hadir bersama keluarga,” ungkap Musa. 

Musa Surahman juga meminta pada seluruh GTK MTsN 2 Bantul agar menghadiri acara pengajian darma wanita ini bersama keluarga. marena dukungan keluarga sangat diperlukan demi kesuksesan dan kelancaran tugas-tugas di madrasah. Semoga pertemuan ini membawa manfaat untuk kita bersama,” ujarnya.

“Pada bulan-bulan ini menjelang puasa, ada beberapa kegiatan yang akan kita laksanakan di madrasah yaitu Pemantapan Persiapan Asesmen Daerah (PPAD) DIY, mulai tanggal 14-17 Maret. Semoga hasilnya lebih baik dari Try Out sebelumnya yang nilainya sudah keluar baik siswa/guru tetapi hasilnya masih perlu ditingkatkan lagi. Kemudian agenda Harlah MTsN 2 Bantul dengan Wisuda Tahfidz, yang akan menghadirkan. Bupati Bantul dan Kepala Kankemenag Bantul. Tentunya perlu persiapan ekstra, karena ada agenda lain juga yang sedang berjalan yaitu Penilain Sekolah Adiwiyata. Lalu kegiatan ketiga adalah Penyiapan EDM dan juga mengantri kegiatan PPDB. Ada 3 jalur dalam PPDB kali ini yaitu Jalur Santri,  JPPBMT, dan Reguler,” jelas Musa.

Di akhir sambutannya Musa mengajak para guru khususnya untuk peka terhadap kondisi siswa. “Mari kita tingkatkan lagi kepekaan kita, kita asah lagi baik itu guru, wali kelas, BK, Waka Kesiswaan, dan juga Kepala Madrasah. Jika ada sesuatu yang terjadi pada siswa kita, misalnya tidak hadir pada hari tertentu atau tidak hadir beberapa hari, dan.lain-lainnya maka perlu kita cari permasalahannya dan menemukan solusinya,” pungkas Musa. (Agt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.