Guru MTsN 2 Bantul (batik hijau) menjadi kontributor penulis buku Kado 77 Tahun Kementerian Agama. (dok:tim)

Bantul (MTsN 2 Bantul)– Buku antologi bungarampai yang diberi judul Kado 77 Tahun Kementerian Agama ini merupakan buku kedua yang dlunching bertepatan dengan Forum Group Discusion (FGD) Kehumasan yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Apabila tahun lalu, bertempat di kulon Progo, maka tahun ini bertempat di MAN 4 Bantul. 

Buku ini ditulis oleh 43 punggawa Humas yang beraaal dari institusi di wilayah Kementerian Agama DIY, seperti: RA ,MIN ,MTsN/MTsS, MAN, KUA, Pengawas Kemenag kabupaten/kita, dan Kanwil Kemenag DIY. Beragam genre tulisan ada dalam buku ini, seperti: puisi, pantun, cerpen, maupun kisah. Meski demikian, berbagai genre tulisan ini terikt pada satu tema yakni tentang Kementerian Agama. Buku tersebut dilaunching oleh Kepala Kanwil Kemenag DIY, Dr. Masmin Afif, sesaat setelah memberikan sambutan pembukaan FGD Kehumasan 2023, Kamis (9/3/2023).

Yulian Istiqomah, Guru sekaligus tim humas MTsN 2 Bantul, tidak ketinggalan turut berpartisipasi menjadi salah satu kontributor penulis dalam buku ini. Yulian memberi judul tulisannya “Matsandaba di Hatiku”. Dalam tulisannya, Yulian menyampaikan tentang perjalanan pengabdiannya di lingkungan Kementerian Agama, yakni di MTsN Sumberagung yang kini bernama MTsN 2 Bantul. Yulian menyampaikan secara dominan suka dukanya pada awal masa pengabdiannya yang menggambarkan gelora semangat yang begitu kuat. Hingga kini, di 18 tahun masa pengabdiannya sebagai honorer di MTsN 2 Bantul ini, ia masih begitu bersemangat untuk senantiasa melambungkan nama almamater tercinta dengan berbagai karya yang dihasilkannya. 

“Tak lupa, saya berterima kasih pada mas Bramma Aji Putra dan Penerbit Samudra Biru yang telah memrakarsai buku ini. Insyaallah, saya juga senantiasa menyematkan nama madrasah ini, MTsN 2 Bantul, dalam setiap tulisan yang saya buat. Sebab saya bangga menjadi bagian dari madrasah ini. Semoga kita semua, saya khususnya, diberikan semangat yang tak pernah redup untuk terus melambungkan nama Matsandaba ke seluruh dunia,” ungkapnya saat pada tim publikasi, Senin (13/3/2023). (yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.