26 Februari 2024
Pertemuan Sosialisasi ASPD yang dihadiri guru MTsN 2 Bantul. (dok:les)

Pertemuan Sosialisasi ASPD yang dihadiri guru MTsN 2 Bantul. (dok:les)

Bantul (MTsN 2 Bantul) – Dalam rangka persiapan  menghadapi ASPD 2023, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMP Kabupaten Bantul bekerjasama dengan  Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga (Dikpora) Kabupaten Bantul mengundang guru Matematika SMP/MTs se-Kabupaten Bantul dalam agenda Bedah SKL ASPD mata pelajaran Matematika pada hari Senin (13/2). Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMP Negeri 1 Bantul. Hadir dalam agenda ini Kepala Dikpora Bantul, Isdarmoko, Kepala Bidang (Kabid) SMP Dikpora Bantul, Retno Yuliastuti, dan Pengawas Matematika SMP.

Isdarmoko dalam sambutannya menyampaikan Penguatan Pasca FGD, “Sekolah agar mengambil inspirasi hasil FGD untuk melengkapi/menyempurnakana program peningkatan nilai ASPD dan menuangkannya ke dokumen resmi. Program yang lengkap meliputi, Program Sekolah, Program Guru Mapel, dan Program Guru BK. Adapun Program peningkatan nilai ASPD agar dilaksanakan secara terstruktur, konsisten dan bekresinambungan. Hasil pelaksanakan program agar dievaluasi secara periodik dan hasilnya ditindaklanjuti,” ungkapnya. Selanjutnya Isdarmoko juga menginformasikan tentang Pelaksanaan ASPD Tahun 2023, Kegiatan pengawasan bulan Februari – Maret terkait ASPD. Di akhir sambutannya ia menyampaikan Trilogi Kunci Sukses, “3K atau Trilogi Kunci Sukses adalah Kesungguhan (Sungguh-sungguh, serius), Kekompakan (Kerjasama, kolaborasi), dan Keikhlasan (Ikhlas, enjoy, senang hati, niat ibadah, berserah diri kepada Allah SWT),” pungkasnya.

Pemberian motivasi terkait ASPD juga disampaikan oleh Retno Yuliastuti. “Guru adalah salah satu penghimpun prestasi di DIY, maka indikator untuk tahun 2023 – 2024 adalah  meningkatkan nilai ASPD dari tingkat SD sampai SMP karena parameternya masih nilai ASPD. Capaian rerata kabupaten Bantul tahun 2022 posisi kita ketiga di DIY, maka pentingnya persiapan guru-guru kelas IX menghadapi ASDA agar meningkat rerata nilai kabupaten Bantul,” ungkap Retno. “Informasi dari  Dikpora Bantul Try Out 2 (27-28 Februari – 1-2 Maret) akan dianalisis, selanjutnya akan ditreatment rerata yg terbaik atas dan rerata bawah. Gurunya juga akan mengerjakan soal yang sama bersama dengan siswa. Diknas harus bersinergi dengan MGMP. Harapan besar ada pada MGMP untuk peningkatan rerata ASPD mendatang,” pungkasnya. (Agt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.