Darsiti selaku kepala SMP Negeri 3 Pleret menjadi narasumber workshop IKM. (doc:en)

Darsiti selaku kepala SMP Negeri 3 Pleret menjadi narasumber workshop IKM. (doc:en)

Bantul (MTsN 2 Bantul) – MTsN 2 Bantul menyelenggarakan Workshop dan Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) tahap pertama pada Rabu (8/2). Kegiatan ini digelar dalam rangka persiapan penerapan Kurikulum Merdeka (Kurmer) pada tahun ajaran baru nanti. Narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Kasi Dikmad Bantul, Ahmad Musyadad, Darsiti selaku kepala SMP Negeri 3 Pleret, dan Etyk Nurhayati, Peserta dalam agenda ini adalah seluruh GTK MTsN 2 Bantul. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Lab. IPA.

Musa Surahman, kepala MTsN 2 Bantul dalam sambutannya menyampaikan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka ini sebetulnya bersifat opsional akan tetapi kami merencanakan tahun ajaran 2023/2024 akan langsung menggunakan Kurikulum Merdeka. “Jadi kita belajar langsung latihan (learning by doing).

Darsiti dalam paparannya mengatakan bahwa sebenarnya, konsep dari kurikulum merdeka antara lain adanya penyederhanaan kurikulum, memberi ruang kreasi dan fleksibilitas satuan pendidikan dalam pengelolaan pembelajaran. “Selain itu, salah satu tujuan dari IKM ini diantaranya untuk menguatkan pendidikan karakter melalui Profil Pelajar Pancasila (P3),” ungkapnya. “Jadi, muaranya nanti adalah pada pembentukan Profil Pelajar Pancasila, yaitu pelajar yang terbangun dari enam dimensi, yakni: 1) Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia; 2) Mandiri; 3) Bergotong-royong; 4) Berkebinekaan global; 5) Bernalar kritis; 6) Kreatif,” imbuhnya.

Etyk Nurhayati, menyampaikan paparannya di sesi terakhir. Ia meyampaikan materi asesmen. Sebelum mengawali paparannya, Etyk memberikan ice breaking yang membuat suasana menjadi encer dan peserta workshop bisa menerima materi dengan gamblang, apalagi Etyk menyampaikan materi asesmen dengan menarik dan interaktif.

Kegiatan Bimtek IKM di MTsN 2 Bantul akan dilanjutkan pada hari Sabtu (11/2) dengan narasumber Anita Isdarmini, JFT Pengembangan Teknologi Pembelajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY. (Agt)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.