Ening YSA, Pengawas MTsN 2 Bantul Sampaikan Kata Pamit dalam Pertemuan Darma Wanita. (Dok:Eni)

Ening YSA, Pengawas MTsN 2 Bantul Sampaikan Kata Pamit dalam Pertemuan Darma Wanita. (Dok:Eni)

Bantul (MTsN 2 Bantul) – Dharma Wanita Persatuan (DWP) MTsN 2 Bantul selenggarakan agenda pertemuan rutin DWP. Acara rutin yang digelar setiap 2 bulan sekali ini dikemas dengan pengajian, perpisahan dengan Dra. Hj. Ening Yuni Soleh Astuti, M.A, pengawas Kemenag Bantul dan juga perpisahan dengan Trima Evantoro, pegawai Tata Usaha yang dipindahtugaskan ke Kankemenag Bantul. Acara dilaksanakan di Mushala Raudhatul ‘Ulum MTsN 2 Bantul yang dihadiri oleh seluruh guru dan pegawai beserta keluarga.

Bacaan nadzom Asmaul Husna dan tahlil yang dipimpin oleh Nurhadi, mengawali jalannya acara. Selanjutnya tausyiah yang disampaikan oleh KH. Rosyid Zainuri dari Pondok Pesantren Ta’limul Qur’an Karanganom. Ia menyampaikan tausyiah yang cukup mengetuk hati siapa yang mendengarkannya. Ia menyampaikan sebuah hadits yang berbunyi, “Barang siapa yang tidak menghadiri undangan, maka dia termasuk orang yang merugi, dan barang siapa yang melangkahkan kaki menuju ke majlis untuk mencari ilmu, maka Allah akan mengampuni dosa-dosa mereka”. Rosyid juga menambahkan bahwa mencari ilmu itu pahalanya sangat besar. Ia juga menyampaikan sebuah hadits yang berisi 8 golongan ahlul Jannah. 4 calon penghuni syurga tersebut adalah orang yang punya wajah menyenangkan, punya lisan yang fasih, punya hati yang taqwa pada Allah dan orang yang dermawan, yang senang bershodaqoh, memberi makan pada orang lain. Semoga kita semua termasuk 4 golongan ahlul Jannah tersebut,” pungkasnya.

Sampaikan Kata Pamit, Ening YSA Hadiri Pertemuan Darma Wanita MTsN 2 Bantul

Acara selanjutnya adalah kata pamit dari Ening Yuni Soleh Astuti yang tidak lagi menjadi pengawas MTsN 2 Bantul per 1 Januari 2023. Seiring dengan bertambahnya 1 pengawas baru di Kankemenag Bantul, maka Ening harus melepaskan beberapa wilayah binaan yang tadinya 16 madrasah menjadi 11 madrasah. Salah satu madrasah yang harus dilepaskannya adalah MTsN 2 Bantul Dalam sambutannya Ening menyampaikan ucapan terimakasih atas kerjasama yang dibangun hingga saat ini, ia juga memohon maaf banyak salah dan khilaf selama bertugas di MTsN 2 Bantul. “Kita hanya berpisah secara kedinasan, tetapi untuk kekeluargaan dan hati saya tetap melekat untuk MTsN 2 Bantul tercinta,” ujarnya. Ening juga bercerita awal kedinasan di Matsandaba hingga saat ini, kurang lebih sudah 11 tahun sejak 2008.

Musa Surahman, Kepala MTsN 2 Bantul, menyampaikan terimakasih, permohonan maaf dan juga ucapan selamat atas tugas dan kedinasan Ening saat ini. “Meskipun tidak di sini lagi, kami tetap mohon bimbingan dari bu Ening, agar kami menjadi baik dan lebih baik lagi di kemudian hari,” tutur Musa. Selanjutnya Musa menyampaikan informasi terkait kedinasan. Ia menyinggung kehadiran bapak/ibu guru pegawai dalam pertemuan Dharma Wanita kali ini. “ Monggo bapak/ibu kalau ada undangan seperti ini disempatkan untuk hadir karena ini sudah merupakan komitmen kita bersama, komitmen sebagai ASN maupun calon ASN yang nilainya harus kita pegang. Untuk keluarga saya nderek titip pesan untuk selalu mengingatkan jika bapak/ibu guru pegawai sedang tugas dinas ya tugas, tidak meninggalkan tugasnya atau berada di rumah. Tanpa dukungan dari keluarga, semua tidak akan berjalan semestinya,” pungkasnya. (Agt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.