Guru SBK MTsN 2 Bantul aktif ikuti MGMP Seni Budaya. (tim: doc)

Guru SBK MTsN 2 Bantul aktif ikuti MGMP Seni Budaya. (tim: doc)

Bantul (MTsN 2 Bantul) – Dalam upaya untuk meningkatkan kompetensi, guru Seni Budaya dan Prakarya (SBP) MTsN 2 Bantul, Mulyorejoso dan  Siti Nurjannah, mengikuti pertemuan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (MGMP SBP) MTs Se-Kabupaten Bantul. Kegiatan diselenggarakan di MTsN 4 Bantul pada Kamis (19/1). Pertemuan dihadiri oleh 18 orang guru baik dari MTs Negeri maupun Swasta. Beberapa agenda yang dibahas meliputi evaluasi pembuatan batik, pembentukan pengurus baru, penyampaian informasi kegiatan selama satu semester dan pelatihan angklung.

Waka Humas MTsN 4 Bantul, Kaharja mewakili Kepala Madrasah yang sedang ada acara Diklat, dalam sambutannya mengapresiasi MGMP SBP MTs Bantul yang menggunakan madrasahnya sebagai tempat kegiatan, dan meminta maaf jika ada kekurangan dalam menyediakan tempat. “Kami sangat mengapresiasi kepada MGMP SBP karena sangat produktif berkarya dalam setiap pertemuan,” ucapnya.

Ketua MGMP SBP Bantul, Mulyorejoso menjelaskan, batik yang telah dibuat bersama beberapa waktu lalu akan dijadikan seragam anggota, sehingga diharapkan paling lambat syawalan sudah jadi. Untuk pembentukan pengurus dilakukan menggunakan prinsip musyawarah mufakat. “Saya sudah menahkodai MGMP ini sejak 2010 dan setiap dua tahun dipilih kembali. Untuk kali ini saya minta para guru muda yang tampil, karena April 2024 saya sudah purna tugas,” kata Mulyo.

Tanpa banyak kendala pengurus inti terbentuk dengan susunan, Ketua 1-2, Ahmad Mutahid (MTsN 9 Bantul), Arismanta (MTS Al Furqon Sanden), Sekretaris, Siti Nurjannah (MTsN 2 Bantul), Bendahara, Jumaryati (MTs Al Falah Pandak). Terkait informasi kegiatan lanjutan, pertemuan 2 Februari 2023 di MTsN 3 Bantul dengan materi pelatihan recorder. Sedangkan 16 Februari 2023 pelatihan melukis cat air di MTsN 7 Bantul.

Dengan teknik yang sangat sangat simpel, sesi pelatihan angklung yang dipimpin guru MTsN 4 Bantul, Heni Susilaningsih mudah ditangkap segenap peserta. Mereka dengan gembira memainkan lagu Kodok Ngorek, Suwe Ora Jamu diiringi organ. (Sn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.