2 Maret 2024
Tim kedisiplinin siding minditi siswi. (doc: tim)

Tim kedisiplinin siding minditi siswi. (doc: tim)

Bantul (MTsN 2 Bantul) – Tim Kedisiplinan MTsN 2 Bantul yang dipimpin oleh Tugiyo, Waka Kesiswaan menggelar operasi ketertiban pada siswa setelah kegiatan pembiasaan pagi sholat Dhuha dan rangkaiannya di Lab. Agama MTsN 2 Bantul, Rabu (04/01). Kegiatan ini bertujuan untuk menertibkan siswa agar sejak awal pembelajaran mereka sudah tertib, disiplin dan bertanggung jawab, sehingga ke depannya tidak akan terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh para siswa.

Yoyok, sapaan akrab Waka Kesiswaan ini ketika ditemui tim publikasi menjelaskan bahwa agenda seperti akan dilakukannya bersama tim Kedisiplinan, tidak hanya sekarang ini tetapi akan dilakukan secara rutin sebulan sekali atau melihat sikon. “Sengaja awal pembelajaran ini kita memulai operasi kedisiplinan karena merupakan momentum yang tepat untuk meminimalisir pelanggaran yang kemungkinan bakal terjadi ke depannya. Semoga dengan agenda hari ini, siswa kita akan lebih tertib, disiplin dan berhati-hati untuk tidak melakukan pelanggaran,” ujar Yoyok.

Sementara itu koordinator tim kedisiplinan, Susanti menyampaikan bahwa poin-poin yang perlu ditertibkan untuk siswa laki-laki adalah seragam, rambut, kuku dan sepatu. Sedangkan untuk siswa putri meliputi jilbab, ciput, make up, kuku, celana leging, kaos kaki, sepatu, dan rambut. Kegiatan penertiban tersebut dilaksanakan di beberapa tempat dengan dibantu beberapa orang guru putra dan putri. Untuk siswa putra berada di Lab. Agama dengan pendamping guru putra. Untuk siswa putri berada ruang Lab. IPA untuk siswa kelas 9, ruang Perpustakaan untuk siswa kelas 8 dan ruang atas lantai 2 untuk siswa kelas 7.

 

Kegiatan berlangsung seru karena hampir semua guru terlibat langsung menangani siswa. Beberapa siswa ada yang ditemukan kurang tertib, bahkan ada rambutnya yang dicat merah sisa liburan kemarin. Di akhir kegiatan penertiban, siswa yang tidak tertib dicatat dan selanjutnya diadakan pembinaan agar ke depannya tidak mengulangi lagi dan berubah baik. Sedangkan siswa yang sudah tertib, disiplin diberikan apresiasi dan motivasi agar tetap istiqomah taat pada tata tertib madrasah. (Agt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.