4 Desember 2022
Bunda Literasi Kabupaten Bantul Kunjungi Stand Pameran Gelis Matsandaba, dalam FLB 2022. (dok:Arfh)

Bunda Literasi Kabupaten Bantul Kunjungi Stand Pameran Gelis Matsandaba, dalam FLB 2022. (dok:Arfh)

Bantul (MTsN 2 Bantul)-Festival Literasi Bantul (FLB) tahun 2022 ini merupakan event literasi perdana yang dilaksanakan Dikpora Kabupaten Bantul. Salah satu rangkaian kegiatannya selain perlombaan literasi adalah lomba Stand Bazar Pameran literasi. Kegiatan ini menarik sebab selain berkompetisi, antar sekolah satu dengan yang lain dapat saling mengenal. Peserta yang merata baik dari tingkat TK/RA, SD/MI, dan SMP/MTs ini, menjadikan banyak sekolah menggunakan kesempatan ini untuk promosi.

Kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh MTsN 2 Bantul. Mewakili kapanewon Jetis untuk stand SMP/MTs, MTsN 2 Bantul juga turut open stand dengan brand ‘Gelis Matsandaba’ (Gerakan Literasi MTsN 2 Bantul). Dalam stand ini, MTsN 2 Bantul telah berupaya memperhatikan juknis lomba dengan sebaik-baiknya. Lomba stand yang sifatnya seperti Bazaar produk literasi ini pun menjadikan stand Gelis Matsandaba mempromosikan kurang lebih 12 produk karya siswa dan GTK. Variasi produk menjadi salah satu aspek penilaian. Hal inilah yang membuat stand Gelis Matsandaba berupaya menampilkan produk yang beragam. Mulai dari makanan, minuman, karya kerajinan, batik, hingga buku-buku hasil karya literasi Matsandaba. Masing-masing produk telah diberi deskripsi proses pembuatan produk, nama, dan harga, sebagaimana ketentuan dalam juknisnya.

Bunda Literasi Kabupaten Bantul, Emi Masruroh Halim, yang tak lain adalah istri dari Bupati Bantul, menunjukkan ketertarikannya pada beragam produk yang dipamerkan. Salah satunya adalah kotak tisu box dari bahan batok kelapa. Batok kelapa yang biasanya dibuang setelah diambil kelapanya ini, oleh Aziz kelas IX E MTsN 2 Bantul, diubah menjadi bahan untuk menghias kotak tisu buatannya. Dengan tampilan yang menarik, rapi, dan warna elegan, kotak tisu ini  berhasil menarik minat Bunda literasi. Dengan bandrol harga 30rb/PC kotak tisu ini terjual sebanyak 6pc dalam event tersebut.

Hal lain yang tak kalah menarik adalah produk makanan ndog mumbul. Produk kuliner karya Ramansyah Genggam Adhidarma, siswa MTsN 2 Bantul ini juga menarik minta para pengunjung stand terutama anak-anak. Produk ini pernah menjadi juara dalam event market day MTsN 2 Bantul. Adi menciptakan produk ini bukan tanpa proses literasi. Adi dibantu orang tuanya melakukan berbagai macam ujicoba demi mendapatkan komposisi yang pas sesuai dengan ukuran alat yang dimiliki juga dengan perhitungan harga dari modal yang sangat menjanjikan. Dibandrol promo 5rb dapat 2 PC lengkap dengan pilihan saos yang disukai konsumen, produk ini laris terjual 66pc di hari pertama Open stand Bazaar.

Yulian Istiqomah, Selaku tim stand Gelis Matsandaba menyampaikan bahwa produk yang ditawarkan di stand Gelis Matsandaba ini tidak ada di stand lainnya. Produk ndog mumbul dengan aksi memasak langsung di stand ini masih menjadi bintangnya. Omset penjualan produk literasi Stand Gelis Matsandaba mencapai lebih dari 1,3 Juta dalam dua hari. Ini belum ditambah dengan produk yang telah terjual di madrasah sebelum dibawa ke pameran literasi. Meskipun belum memperoleh juara dalam lomba stand tersebut, sebanyak 360 souvenir dan brosur habis diberikan pada pengunjung stand yang mencapai kurang lebih 500 pengunjung dalam 2 hari tersebut. Sukses publikasi dan promosi produk literasi dan program unggulan MTsN 2 Bantul.

“Ingin menjadi generasi yang Cerdas, Rajin, Inovatif, Akhlak mulia, dan berprestasi? Yuk sekolah di MTsN 2 Bantul,” promo ceria tim Gelis Matsandaba. (yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.