4 Desember 2022
Asih Budiati Berikan Materi Model Pembelajaran Kurikulum Merdeka. (dok:yis)

Asih Budiati Berikan Materi Model Pembelajaran Kurikulum Merdeka. (dok:yis)

Bantul (MTsN 2 Bantul)-Sabtu (1/10/2022), MTsN 2 Bantul rayakan Hari Kesaktian Pancasila dengan menggelar berbagai kegiatan yang berbeda dari tahun sebelumnya. Salah satunya menggelar kegiatan Workshop Model Pembelajaran dalam rangka menyongsong penerapan kurikulum merdeka. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Guru dan Teknik MTsN 2 Bantul.

Ada dua materi utama yang disampaikan dalam workshop tersebut, yakni Kebijakan Kementerian Agama untuk seluruh GTK, dan materi Model Pembelajaran Kurikulum Merdeka untuk guru. Berperan sebagai narasumber, materi Kebijakan Kementerian Agama disampaikan oleh Kasubag Kantor Kemenag kab Bantul, H. Mukotip, S.Ag. M.Pd., sedangkan materi kedua mengenai Model Pembelajaran disampaikan oleh Asih Budiati, S.Pd. M.Sc.

Asih Budiati Berikan Materi Model Pembelajaran Kurikulum Merdeka. (dok:yis)

Kedua materi disampaikan dengan menarik dan menyenangkan oleh kedua narasumber. Khususnya, materi Model Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka yang merupakan materi utama workshop tersebut. Asih Budiati, seorang guru IPA yang telah sukses menulis beberapa PTK dan karya lainnya, memaparkan model pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum merdeka dengan begitu gamblangnya. Para guru MTsN 2 Bantul begitu antusias menyimak sehingga tidak ada yang meninggalkan workshop sebelum acara berakhir. Pembawaan Asih Budiati yang apa adanya, lembut namun tegas dalam menyampaikan materi menjadi daya tarik tersendiri. Banyak contoh yang diberikan, bahkan bonus ilmu seperti PTK, PKB, dan DUPAK. Hal ini menjadi semakin menambah semangat lagi ketika Asih Budiati juga memberikan banyak file ilmu yang menjadi oleh-oleh penting dalam workshop tersebut.

Lestari Supriati, S.Pd.I, Waka kurikulum MTsN 2 Bantul yang juga menjadi koordinator dalam workshop tersebut menyampaikan bahwa durasi waktu workshop menjadi terlalu cepat. Banyaknya ilmu yang ingin didapat dari seorang Asih Budiati ini membuat para peserta seolah tak ingin usai menyimak materi workshop. Sebab, semua yang disampaikan adalah materi penting yang ingin diketahui.

“Semoga di lain kesempatan dapat bertemu kembali dengan para narasumber hebat ini. Untuk workshop yang berbeda. Mari ilmu yang sudah diperoleh, sedikit demi sedikit diterapkan agar menjadi bermakna,” ujar Kepala MTsN 2 Bantul, Musa Surahman, S.Ag., di akhir acara sebelum para peserta membubarkan diri. (yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.