26 September 2022
Siswa MTsN 2 Bantul kunjungi Museum Expo 2022. (tim doc)

Siswa MTsN 2 Bantul kunjungi Museum Expo 2022. (tim doc)

Bantul (MTsN 2 Bantul) – MTsN 2 Bantul mengirimkan perwakilan siswa kelas IX C yang didampingi 2 guru yaitu Sri Hidayati, S.Pd dan Nugraheni Catur Pustaswari, M.Pd dalam acara Bantul Museum Expo Tahun 2022, Sabtu (20/8). Acara diselenggarakan oleh Sub Kegiatan Pembinaan dan Pengelolaan Permuseuman, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul. Sebanyak 27 Madrasah Tsanawiyah Negeri dan Swasta di Kabupaten Bantul diundang dalam kegiatan tersebut. Siswa/siswi dan guru-guru hadir guna menyaksikan pameran museum – Bantul Museum Expo Tahun 2022 pada hari Sabtu – Senin, 20 – 22 Agustus 2022 bertempat di The Ratan Sewon, Bantul.

Nugroho Eko Setyanto, Sos, M.M, Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul, mengemukakan bahwa Bantul Museum Expo 2022 merupakan pameran yang diselenggarakan dalam rangka Peringatan Satu Dasa Warsa Undang-Undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta, Ulang Tahun ke-4 Forum Komunikasi Museum Bantul (FKMB) dan Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia. Melalui Bantul Museum Expo 2022 diharapkan masyarakat bisa beramai-ramai berkunjung kesana untuk menyaksikan koleksi-koleksi museum di wilayah kabupaten Bantul dan nantinya bisa mengunjungi langsung ke museum-museum yang tergabung dalam FKMB.

Sri Hidayati, guru IPS yang mendampingi siswa dalam kunjungan tersebut menyampaikan bahwa event seperti ini sangat bermanfaat. “Dengan menyambangi pameran museum seperti ini, para siswa bisa belajar banyak tentang sejarah dan peninggalannya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dalam meningkatkan kualitas kehidupan dan kemajuan bangsa”, ujarnya. “Karena museum merupakan gudangnya ilmu. Saat ini sedikit sekali warga yang mau mengunjungi museum. Semoga saja hasil dari kunjungan ini, para siswa nanti terdorong untuk lebih kenal dan cinta sejarah”, imbuhnya.

“Senang rasanya bisa ikut dalam acara seperti ini  dan juga bangga karena bisa mengenal berbagai bentuk peninggalan sejarah yang tidak ternilai, bisa tahu museum-museum yang ada di kabupaten Bantul khususnya,” ungkap Alvita Ayu Istiqomah, salah satu siswa yang ikut kunjungan ketika ditemui tim publikasi madrasah. (Agt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.