26 September 2022
Tim Literasi MTsN 2 Bantul Berikan Edukasi Program Infaq Buku Perpustakaan. (Dok: Eni)

Tim Literasi MTsN 2 Bantul Berikan Edukasi Program Infaq Buku Perpustakaan. (Dok: Eni)

Bantul (MTsN 2 Bantul)– Pembelajaran pasca pandemi covid-19 yang sudah dilaksanakan akan seratus persen tatap muka dengan jumlah jam pelajaran normal menjadi titik awal kembali diaktifkannya beberapa program non akademik, diantaranya yakni pembiasaan karakter budaya literasi. Terkait dengan kegiatan literasi yang juga menjadi salah satu program unggulan MTsN 2 Bantul, Tim literasi dan perpustakaan telah menyusun beragam program menarik yang tentunya untuk menggeliatkan kembali kegiatan literasi pasca pandemi covid-19. Salah satunya adalah pogram infaq buku.

Program infaq buku ini sebenarnya bukan pogram baru. Sebelum pandemi pernah diadakan juga dengan istilah hibah buku, yakni program pengembangan koleksi buku perpustakaan dengan cara menerima bantuan atau hibah buku dari luar, baik stakeholder madrasah maupun masyarakat sekitar. Pada tahun 2022 ini program hibah buku tersebut diganti dengan nama Infaq Buku. Program ini menjadi tampak lebih kongkrit dengan adanya kotak infaq buku besar dan stand banner program yang collorfull.

Senin (8/8/2022), bertempat di Mushola MTsN 2 Bantul, program Infaq Buku ini sudah dapat kembali dilaksanakan, Tim literasi dan perpustkaan telah memberikan edukasi kepada warga MTsN 2 Bantul mengenai teknis infaq buku maupun tentang jenis buku apa saja yang dibutuhkan oleh perpustakaan Raudhatul’Ulum saat ini.

Yulian Istiqomah, selaku koordinator tim literasi dan perpustakaan (limaspus) menyampaikan bahwa penggantian nama ini hanya agar lebih familliar di telinga masyarakat. Kata Infaq lebih mudah dicerna oleh siswa dan masyarakat dibandingkan kata hibah. Selain itu dengan disediakannya kotak Infaq buku besar dan stand banner yang kemudian diletakkan di tempat umum di lingkungan MTsN 2 Bantul menjadikan siapa saja bisa menyumbangkan buku mereka tanpa harus bertemu langsung dengan petugas perpustakaan hal ini tentu memudahkan bagi siswa maupun orang tua siswa yang ingin menyumbangkan bukunya tetapi terkendala waktu untuk bisa bertemu dengan petugas.

Turut mendukung program Infaq Buku ini, Yustini Arti, Kepala Perpustakaan Raudhatul’Ulum berharap banyak warga madrasah dan masyarakat tergerak untuk menginfaqkan buku mereka yang terbengkelai di rumah agar dapat lebih berkah. Hal ini disebabkan buku-buku ini nantinya akan diinventaris dalam koleksi buku perpustakaan dan digunakan untuk menambah wawasan warga MTsN 2 Bantul maupun masyarakat sekitar melaui program-program literasi dan perpustakaan. (yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.