26 September 2022
Siswa-siswi MTsN 2 Bantul melaksanakan kegiatan literasi pagi. (tim doc)

Siswa-siswi MTsN 2 Bantul melaksanakan kegiatan literasi pagi. (tim doc)

Bantul (MTsN 2 Bantul) – Literasi menjadi sala satu program yang diunggulkan di MTsN 2 Bantul. Hal ini selain tertuang dalam dokumen KTSP MTsN 2 Bantul juga merupakan salah satu hal yang telah digaungkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan menerbitkan  Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti melalui pembiasaan membaca selama 15 menit sebelum belajar. Menindaklanjuti hal tersebut, Tim Literasi MTsN 2 Bantul pun dengan sigap segera menyusun Program Literasi.

Salah satu program yang telah disusun adalah pembiasaan Rutin Reading Day. Pada tahun-tahun sebelumnya, kegiatan ini juga telah dilaksanakan, akan tetapi belum bisa secara rutin. Banyak faktor yang menjadi kendala, diantaranya banyaknya kegiatan madrasah yang bersamaan dan kurangnya koordinasi dari tim literasi itu sendiri untuk merutinkan kegiatan tersebut sebelumnya. Kini, setelah dilakukan evaluasi terhadap beberapa program literasi yang telah berlangsung, maka tim Literasi dan Perpustakaan MTsN 2 Bantul berkoordinasi kembali untuk membulatkan tekad mengelola beberapa program pembiasaan literasi yang akan diberlakukan di sela-sela proses pembelajaran pasca pandemi covid-19.

Kegiatan Reading Day MTsN 2 Bantul dilaksanakan setiap hari Senin, Setelah Upacara Bendera, selama 20 menit. Membaca 15 menit senyap bersama ini didukung sepenuhnya oleh perpustakaan Raudhatul’Ulum. Yustini Arti, Kepala Perpustakaan Raudhatul’Ulum MTsN 2 Bantul menyampaikan bahwa siswa diperkenankan meminjam buku non pelajaran yang disukai untuk dibawa pada hari Senin dan mengikuti program Reading Day ini. Selain itu, siswa juga diberi Buku Pantauan Baca secara gratis untuk dipergunakan merekap ulasan buku yang dibaca siswa. Siswa dapat mengantinya dengan buku lain jika sudah selesai dibaca. Setelah mengisi buku pantauan baca, siswa harus meminta tanda tangan pada petugas literasi, yakni wali kelas, guru jam pelajaran pertama hari Senin, atau Guru Mapel Bahasa Indonesia.

Kepala MTsN 2 Bantul, Musa Surahman, berharap program Reading Day ini dapat dikawal dengan baik, agar benar-benar dapat membiasakan siswa membaca dan meningkatkan wawasan dan pengetahuan siswa. Di samping itu, Yulian Istiqomah, Koordinator tim literasi juga sepakat untuk menguatkan program ini dengan meminta kerjasama dari semua pihak demi kesuksesan gerakan literasi MTsN 2 Bantul. Selain Reading Day, Yulian juga menyampaikan ada program literasi lain yang dapat dijadikan penguat program literasi, yakni Reading Every Day, lomba Literasi antar kelas, Pemilihan Duta Baca Siswa, Pogram infaq buku, Go Book, dan lain sebagainya.

“Alhamdulillah, Senin kemarin pelaksanaan Reading Day berlangsung tertib dan lancar, meski harus ada beberapa evaluasi terkait waktu, koleksi buku para siswa, dan pengisian buku pantauan baca. Senin depan semoga lebih lancar dan tertib lagi,” Jelas Yulian kepada tim publikasi matsandaba. (yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.