14 Agustus 2022
Para pembicara dalam Pertemuan Rutin Darma Wanita Persatuan. (dok:Agt)

Para pembicara dalam Pertemuan Rutin Darma Wanita Persatuan. (dok:Agt)

Bantul (MTsN 2 Bantul) – Jum’at (17/6), Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul digelar di aula MAN 4 Bantul. Hadir dalam acara ini Hj. Siti Muslimah, S.H., M.H, ketua DWP Kemenag Bantul, Singgih Sampurno, S.Pd, M.A, Kepala MAN 4., Ka TU MAN 4 Bantul, Sri Astuti, Pengurus dan anggota DWP. Ketua DWP MTsN 2 Bantul, Siti Fatimah Musa Surahman didampingi Siti Arifah, S.IP hadir pula dalam kegiatan tersebut. Keduanya selalu aktif hadir dalam setiap pertemuan rutin setiap bulan.

Singgih Sampurno turut memberikan sambutan dalam pertemuan tersebut. Dalam sambutannya Singgih menyampaikan terima kasih dan selamat datang di MAN 4 Bantul, “Madrasah Istimewa Prestasi sebagai Tradisi” yang merupakan motto dari madrasah hebat ini. Semoga senang dengan suguhan kerawitan yang dibawakan oleh para siswa tadi dan semoga pertemuan ini akan membawa manfaat bagi ibu-ibu semua.

Siti Muslimah mengapresiasi tim karawitan yang luar biasa dalam menyambut kedatangan ibu-ibu. Selanjutnya Muslimah menyampaikan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan oleh DWP Kemenag Bantul yang insya Allah manfaat bagi masyarakat. Di akhir sambutannya Muslimah memberikan tali asih kepada siswa-siswi MAN 4 Bantul.

Acara yang tidak kalah menariknya dalam pertemuan kali ini adalah pemaparan materi oleh narasumber Fransisca Listiariny, S.Pd., guru Mata Pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) MAN 4 Bantul dengan tema “Keserasian Berbusana”.  “Dalam berbusana kita perlu menyesuaikan busana dengan Bentuk Tubuh, Warna Kulit, Kepribadian, Jenis kelamin, dan lain sebagainya.

Berbusana yang Serasi tidak dapat lepas dari Estetika Berbusana, karena akan berkaitan dengan Pemilihan Warna, Corak, serta Model yang dipilih sesuai dengan Usia dan Lingkungan. Agar kelihatan Serasi, seseorang perlu menyadari tentang Bentuk Tubuhnya, apakah ia termasuk orang yang Langsing/Ideal, Gemuk, Kurus, Tinggi dan Pendek. Kesalahan dalam memilih busana akan berakibat fatal bagi si Pemakai. Karena busana yang semula diharapkan dapat mempercantik diri dan dapat menutupi kekurangan tidak terwujud. bahkan kadang-kadang kekurangan tersebut terlihat semakin menonjol”, komentar Fatimah Musa ketika ditemui tim publikasi, menyuplik apa yang telah disampaikan oleh narsum. (Agt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.