29 November 2022
Latihan Ekstrakurikuler Tari MTsN 2 Bantul. (dok:yis)

Latihan Ekstrakurikuler Tari MTsN 2 Bantul. (dok:yis)

Bantul (MTsN 2 Bantul)-Wisuda Purna Siswa merupakan program tahunan yang digelar secara istimewa lengkap dengan panggung, sound system, dan para tamu undangan. Kegiatan ini menjadi salah satu ajang yang tepat untuk menampilkan bakat dan kreativitas siswa. Sebagaimana yang dilakukan oleh MTsN 2 Bantul dalam kegiatan Wisuda Purna Siswa MTsN 2 Bantul pada tahun pelajaran 2021-2022, yang digelar pada Rabu (15/6/2022) lalu.

Tidak sekedar menampilkan tarian dalam acara tersebut sebagaimana biasanya, namun MTsN 2 Bantul juga tampak melibatkan para penari dari Ekstrakurikuler Tari untuk mengiringi kirab Wisudawan sebelum prosesi wisuda. Waka Humas MTsN 2 Bantul sekaligus koordinator bidang acara Wisuda Purna Siswa MTsN 2 Bantul, Dra. Agustina Suhartati, berpendapat bahwa melibatkan esktrakurikuler tari dalam acara tersebut bukan tanpa sebab. Yang pertama tentu ini sebagai umpan untuk menggeliatkan kembali kecintaan para siswa terhadap budaya Indonesia.

“Jadi tahun ini, seperti yang anda lihat, kita ada konsep kirab wisudawan yang melibatkan OSIS, penari, kepala madrasah, kepala Tata Usaha, Waka, wali kelas, dan para wisudawan yang dikirab dengan iringan musik Gending Jawa dan narasi dalam bahasa Jawa kromo Inggil. Ini untuk mengenalkan sekaligus untuk menumbuhkan kembali kecintaan siswa pada budaya Jawa,” jelas Agustina pada tim humas Matsandaba.

Sementara itu, Yustini Arti, S.Pd. selaku pembimbing ekstra tari menyampaikan bahwa para penari ini ia latih mulai dari nol selama sebulan. Dengan adanya kolaborasi ini, menurutnya dapat membangkitkan semangat esktra Tari untuk mencari talenta baru dan berkarya seni lagi, pasca era covid-19.

“Alhamdulillah, kita mendapatkan Seldnadia, Erlina, Hayfa, Nabila, dan Ajeng, yang mau berusaha keras berlatih tari Sigrak Kumandang ini setiap hari. Baik di rumah mereka atau di madrasah. Sigrak Kumandang adalah tari kreasi baru hasil karya workshop para pegiat seni tari Yogyakarta yang bekerjasama dengan Tim PPM Jurdik Seni Tari FBS UNY,” Jelas Yustin.

Madrasah berharap, akan muncul banyak talenta baru di bidang seni. Tak hanya seni tari, tetapi juga talenta di bidang seni suara, seni lukis, seni sastra, dan budaya. Banyak hal yang bisa dikemas dalam seni, yang tentunya dapat meningkatkan  kreativitas dan inovasi siswa di bidang non akademik. (yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.