6 Juli 2022
Tim Riset MTsN 2 Bantul menyabet Juara 2 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah

Tim Riset MTsN 2 Bantul menyabet Juara 2 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah

Bantul (MTsN 2 Bantul)-Kabar gembira kembali mewarnai warga MTs Negeri 2 Bantul. Di tengah kesibukan setelah PAT, terbetik kabar membanggakan.  Tim Riset MTsN 2 Bantul, Novita dkk berhasil menyabet Juara 2 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah yang diselenggarakan oleh Club Of Science And Social Purwokerto Van Smansa (COSSTOVA) SMA Negeri Purwokerto pada hari Senin (13/6/2022).  Riset kali ini mengambil judul : “Efektivitas Pengawet Alami Tahu Dari Daun Belimbing Dan Daun Serai Sebagai Upaya Meningkatkan Ketahanan Pangan Era Pandemi”.

Musa Surahman, S.Ag selaku kepala madrasah mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas capaian prestasi terbaik siswa-siswi MTsN 2 Bantul ini. “Alhamdulillah terima kasih, selamat untuk anak-anakku tim riset madrasah, dan juga pembimbing yang telah meraih prestasi terbaik ini, kami bangga pada kalian,” ujar Musa Surahman.

Riset tentang “Efektivitas Pengawet Alami Tahu Dari Daun Belimbing Dan Daun Serai Sebagai Upaya Meningkatkan Ketahanan Pangan Era Pandemi” ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun belimbing dan daun serai terhadap daya tahan tahu dan juga mengetahui konsentrasi terbaik ekstrak daun belimbing dan daun serai untuk pengawet tahu.  Kombinasi ekstrak daun belimbing dan daun serai memberikan efek lebih tahan lama pada tahu. Tampilan luar tahu berubah warna menjadi kehijauan tapi bisa hilang ketika diusap lapisan luarnya, jadi keadaan tahu tetap berwarna putih. Aroma tahu yang paling dominan adalah wangi serai, semakin besar konsentrasi ekstrak maka semakin kuat baunya. Tekstur tahu tidak berlendir dan tetap kenyal. Tim riset MTsN 2 yang terdiri dari Novita Alif Farenta (8E), Latasya Regita Cahyani (8D), Anjani Putri (8D) menyampaikan hal tersebut secara gamblang dan lancar pada saat presentasi.

Ungkapan  rasa syukur dan bangga spontan mengalir baik melalui wa grup maupun lisan segenap warga madrasah pada hari Selasa (14/6). Keberhasilan tim riset menjadi bukti bahwa para peneliti muda mampu berkiprah, berpeluang secara terarah dan terbimbing. Dalam bimbingan dan arahan Anisa Ratih Pratiwi, S.Pd, kelas riset  aktif belajar dan melakukan penelitian di madrasah. Tim riset melakukan praktik penelitian, membuat video, dan latihan presentasi langsung. “Alhamdulillah, kami bersyukur atas keberhasilan tim riset ini. Sebetulnya kami menargetkan juara 1 untuk ajang karya tulis ilmiah ini tetapi ternyata anak-anak baru mampu menjadi runner up dalam ajang Scientist Camp. Semoga di lain kesempatan bisa menjadi yang pertama “ ungkap Ratih ketika ditemui tim publikasi. (Agt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.