25 September 2022

Guru MTsN 2 Bantul IKuti sosialisasi cakupan materi ASPD matematika. (Deta)

 

Bantul (MTsN 2 Bantul)-Pada hari, Selasa, 8 Maret 2022, MGMP Matematika SMP Kabupaten Bantul menyelenggarakan acara Sosialisasi Cakupan Materi ASPD Tahun 2022. Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 1 Bantul. Sebagai narasumber dalam acara ini H. Sugirman, S.Pd, Kepala SMP Negeri 2 Kasihan Bantul. Hadir pula Drs. Isdarmoko, M.Pd, M.M, Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Bantul, H. Giyana, M.Pd, Pengawas Dinas Dikpora Bantul, dan perwakilan 1 guru Matematika kelas 9 SMP/MTs se Kabupaten Bantul. Deta Nurvitasari, S.Si, wakil guru Matematika MTsN 2 Bantul hadir pada sesi kedua pada pukul 10.30 – 12.00 WIB.

Dalam sambutannya, Rinawati, salah satu pengurus MGMP Matematika SMP Kabupaten Bantul mengatakan, “Diharapkan kegiatan sosialisasi ini dapat menambah pemahaman Bapak/ Ibu guru Matematika untuk dapat membuat soal yang lebih variatif sehingga diharapkan pemahaman siswa mengenai matematika menjadi lebih mudah. Untuk 2 hari kedepan masih ada acara lanjutan terkait penyusunan kisi – kisi soal ASPD yang diwakilkan oleh 2 orang dari masing – masing homebase”, imbuhnya.

Giyana juga turut memberikan sambutan, harapannya peringkat ASPD Kabupaten Bantul pada ASPD Tahun 2022 dapat meningkat. Seandainya tidak meningkat, diharapkan rata-rata nilai ASPD dapat meningkat daripada tahun – tahun sebelumnya. Seorang guru harus lebih kreatif dalam mengajarkan pembelajaran khususnya matematika pada siswa terutama dimasa pandemi. Sebagai contoh memberikan 3 – 5 soal secara rutin beserta pembahasan yang diberikan melalui PPT (power point) tetapi disertai dengan suara sehingga memudahkan siswa untuk memahami soal tersebut.

Kepala Dinas Dikpora Bantul, Isdarmoko yang berkenan hadir menyampaikan tentang tiga kurikulum yang berlaku di Indonesia saat ini, yaitu kurikulum 2013 (kurtilas), kurikulum darurat (adaptif), dan kurikulum prototype yang sedang dikembangkan pada sekolah-sekolah penggerak. Sudah ada beberapa sekolah di Yogyakarta yang sudah menjadi sekolah penggerak dengan menggunakan kurikulum prototype, termasuk di Kabupaten Bantul, ada beberapa sekolah yang mengikuti PSP (Program Sekolah Penggerak). Diharapkan tahun depan akan lebih banyak lagi sekolah – sekolah yang menjadi sekolah penggerak. Karena idealnya suatu kurikulum berlaku untuk 10 tahun, sedangkan kurtilas atau kurikulum 2013 sudah 9 tahun berjalan. Jadi, kurikulum prototype dikembangkan untuk dapat digunakan secara keseluruhan sekolah pada tahun 2024. Di akhir sambutannya Isdarmoko menuturkan, “Seorang guru tidak boleh “kagetan” menerima perubahan keadaan. Kita harus siap menerima dan cepat beradaptasi dengan kondisi yang lebih serba digital seperti sekarang. Dan, kita harus selalu menangkap peluang yang ada supaya kesempatan yang besar datang kepada kita”.

Cakupan Materi yang dipaparkan narasumber, H. Sugirman, terdapat 4 cakupan materi pada mata pelajaran Matematika, yaitu Bilangan, Aljabar, Geometri dan Pengukuran, serta Statistika dan Peluang. Bentuk dan jumlah soal ASPD adalah 30 soal, meliputi 18 butir soal pilihan ganda, 12 butir soal pilihan ganda kompleks dengan waktu 100 menit. Soal – soal ASPD tersebut sudah dikenalkan model soal AKM dan soal HOTS yang mencakup L1, L2, dan L3.

Deta Nurvitasari, ketika ditemui tim publikasi menuturkan, hasil dari sosialisasi yang diikutinya diharapkan guru memberikan latihan soal – soal yang tidak biasa keluar dan lebih banyak soal cerita yang akan diberikan. Beberapa penekanan materi dapat diberikan pada siswa sebagai pengenalan soal maupun pengayaan bagi siswa untuk mempersiapkan ASPD tahun 2022. Dijadwalkan ASPD mulai tanggal 17 Mei 2022. (Dns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.