26 September 2022

Penampilan Egiska, siswa MTsN 2 Bantul dalam Harlah Ke-54. (dok: Eni)

Bantul (MTsN 2 Bantul) – Hari lahir MTsN 2 Bantul yang bertepatan dengan tanggal 31 Januari tahun ini dilaksanakan secara sederhana namun meriah. Diawali dengan jalan sehat, para siswa mendapatkan kesempatan untuk melakukan kegiatan resfreshing bersama. Setelah itu, para siswa diberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan market day. Dalam kegiatan market day ini mereka mengembangkan jiwa enterpreneur mereka di bidang kuliner. Selain siswa penjual dapat untung mereka juga senang bisa menyediakan beragam jajanan untuk warga madrasah.

Sembari menikmati jajanan, para siswa disuguhkan pentas seni dan pembagian doorprize. Lebih dari 100 doorprize disediakan oleh guru dan pegawai MTsN 2 Bantul untuk para siswa yang beruntung. Paling tidak 25% dari jumlah siswa dapat doorprize.

Sebagai hiburan utama madrasah menghadirkan grup akustik yang mana vokalisnya adalah siswa MTsN 2 Bantul. Selain sebagai bentuk dukungan pada kegiatan pengembangan bakat dan minat siswa, juga sebagai apresiasi untuk siswa yang telah berani menampilkan bakatnya di depan umum. Sebut saja Egiska Zuvixe Revandya Ayu, siswa kelas IX MTsN 2 Bantul yang memiliki talenta di bidang seni suara ini, sejak kelas VII telah berusaha menempa dirinya untuk mengembangkan bakatnya di bidang seni suara, baik melalui berbagai perlombaan menyanyi maupun tampil dalam event besar madrasah. Kini, ia pun mulai berkarir di bidang musik bersama grup musik akustik Surya Laju. Grup akustik dengan genre musik popdut ini terbukti sukses menampilkan berbagai lagu yang digandrungi oleh para siswa MTsN 2 Bantul.

“Alhamdulillah, saya senang bisa tampil dalam harlah Ke-54 MTsN 2 Bantul ini. Sepertinya teman-teman juga merasa terhibur. Ah, saya tentu akan merindukan semua ini kelak ketika lulus dari Matsandaba,” Ungkap Egiska, usai pentas.

Selain penampilan Egiska, ada juga beberapa siswa lain yang turut tampil bernyanyi diiringi oleh grup akustik tersebut. Sayangnya waktu sangatlah terbatas, sehingga tidak semua permintaan lagu atau siswa yang ingin bernyanyi bisa ditampilkan. Sebab kegiatan pentas seni tersebut harus sudah selesai saat dhuhur tiba untuk kemudian diakhiri dengan sholat Dhuhur berjamaah. (yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.