17 Mei 2022
Musa Surahman Serahkan Buku Antologi karya MTsN 2 Bantul Kepada Pengawas Madrasah. (doc: lut)

Bantul (MTsN 2 Bantul) – Literasi merupakan satu hal penting yang harus dibudayakan untuk mendukung program pendidikan karakter yang dicanangkan pemerintah. Maka dari itu, motivasi dan juga edukasi tentang literasi ini harus terus diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat, baik melalui sekolah maupun melalui gerakan sosial kemasyarakatan. Ening Yuni Soleh Astuti, MA. Selaku pengawas di lingkungan Kemenag Kabupaten Bantul D.I. Yogyakarta terus berupaya untuk mendukung gerakan literasi di madrasah binaannya. Salah satunya adalah di MTsN 2 Bantul.

Geliat literasi di MTsN 2 Bantul sudah tampak sejak sebelum gerakan Literasi itu sendiri digeliatkan secara nasional oleh pemerintah. Sejak tahun 2008/2009 di MTsN 2 Bantul telah ada Buletin madrasah yang kini telah berkembang menjadi majalah. Ada ekstrakurikuler yang menjadi wadah bagi para siswa untuk berkarya sastra atau jurnalistik dan kemudian dipublikasikan. Kegiatan ini telah Ening dukung sejak ia masih menjabat sebagai kepala MTsN 2 Bantul yang saat itu bernama MTsN Sumberagung.

Dengan euforia gerakan literasi yang diselenggarakan oleh Dikpora Kabupaten Bantul bekerjasama dengan GMB Indonesia, MTsN 2 Bantul kembali mendapatkan dukungan Ening melalui endors yang ia tuliskan di dalam kedua karya antologi mereka. “Lentera Matsandaba” menjadi salah satu buku penyejuk jiwanya, dikarenakan buku tersebut berisi hasil pemikiran dan kisah para GTK MTsN 2 Bantul yang dituangkan ke dalam artikel populer. 21 judul artikel tersebut menjadi bukti bahwa geliat untuk berkarya telah tumbuh dalam jiwa para pendidik di MTsN 2 Bantul. Tak hanya itu saja, buku antologi puisi “Guruku Pahlawanku” karya 50 siswa MTsN 2 Bantul ini juga cukup membanggakan hatinya, sebab para siswa masihlah bersemangat untuk berkarya seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Saya senang dan bangga dengan terbitnya dua buku antologi karya MTsN 2 Bantul ini. Semoga ini menjadi awal untuk lahirnya karya-karya berikutnya,” ungkap Ening dalam acara Workshop dan review KTSP yang diselenggarakan oleh MTsN 2 Bantul, Sabtu (5/6) lalu, usai menerima hadiah berupa dua buku antologi karya MTsN 2 Bantul.

Dalam sambutannya sebelum memberikan materi KTSP, Ening memberikan apresiasi satu persatu terhadap tulisan para GTK MTsN 2 Bantul dalam Antologi Artikel ‘Lentera Matsandaba” tersebut. Ening berharap bisa Sebuku dengan para penulis dari MTsN 2 Bantul. (yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.