16 Mei 2022
Sambutan Kepala MTsN 2 Bantul dalam Harlah ke-53. (dok: Eni)

Bantul (MTsN 2 Bantul)– Kepala madrasah menjadi kunci kemajuan madrasah. Hal inilah yang rupanya dipegang teguh oleh Musa Surahman yang saat ini menjabat sebagai kepala MTsN 2 Bantul sejak Januari 2020. Situasi pandemi covid-19 di masa kepemimpinannya tidak menjadikan ia jalan di tempat, akan tetapi justru menjadikannya merasa bahwa ini kesempatan madrasah untuk berbenah di segala bidang. Salah satunya adalah perpustakaan.

Pada awal kepemimpinannya, Musa Surahman dengan cekatan mempelajari berbagai hal yang ada di madrasah baik kondisi fisik maupun non fisik. Potensi yang dimiliki oleh para stakeholder madrasah pun tak luput dari perhatiannya. Membentuk tim work adalah langkah pertama yang harus dilakukan. Dengan beraneka tim work maka segala program akan tercover dengan baik. Berbagai tim yang dibentuk diantaranya: ada 4 tim work utama, masing-masing dikoordinir oleh seorang wakil kepala (Waka), yang meliputi tim kesiswaan, tik kurikulum, tim humas, tim sarana prasarana. kemudian ditambah dengan tim work lain seperti tim pengembang, tim penjamin mutu, tim literasi, tim prestasi, tim keagamaan, tim riset, dan tim kreatif.

Dalam sambutannya ketika Harlah ke-53 MTsN 2 Bantul, Sabtu (10/4) lalu, Musa menyampaikan bahwa salah satu perubahan yang dilakukan untuk menyambut tahun ajaran baru 2021-2022 nanti adalah dengan merenovasi perpustakaan. Sebelumnya, perpustakaan MTsN 2 Bantul dipandang kurang dilirik siswa sehingga menyebabkan minat baca siswa di perpustakaan masih jauh dari harapan. Perpustakaan juga belum sesuai standar, baik koleksi, ruang, maupun pengelolaan. Oleh karena itu, bersama tim sarana prasarana dan tim literasi perpustakaan, MTsN 2 Bantul kini sudah mulai berbenah merenovasi perpustakaan menjadi lebih cantik dan familiar untuk siswa.

Di samping itu, Musa juga menyampaikan bahwa dalam rangkaian kegiatan Harlah ke-53 MTsN 2 Bantul yang diselenggarakan secara sederhana baik luring maupun daring tersebut, dilakukan launching brand perpustakaan yang diberi nama Perpustakaan Raudhatul’Ulum yang bermakna taman ilmu. Selain itu, juga dilaunching dua buku antologi, yaitu antologi artikel karya GTK dan antologi puisi karya siswa. Kesemuanya ini merupakan program gebrakan dari madrasah di tahun 2021 yang dikoordinir oleh tim Literasi dan Perpustakaan.

“Perpustakaan Raudhatul’Ulum ini kini sudah kita daftarkan ke lembaga Nasional sehingga sudah memiliki nomor pokok perpustakaan (NPP). Semoga dengan desain penataan yang baru, nantinya para siswa lebih kerasan untuk membaca di perpustakaan,” Ujar Musa Surahman, dalam sambutannya di hadapan Kepala Kanwil Kemenag DIY dan seluruh audience.

Bagaimana pun juga, dukungan dan perhatian dari kepala madrasah sangat penting bagi kemajuan madrasah. Tidak hanya di bidang Literasi dan Perpustakaan, tetapi juga di bidang lainnnya. Dengan aktif dan inovatifnya seluruh stakeholder madrasah dalam tim work masing-masing, maka dapat dipastikan MTsN 2 Bantul semakin maju dan berprestasi. (yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.