17 Mei 2022

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, H. Aidi Johansyah, S.Ag.M.M. duduk berdampingan dengan ketua MGMP, pengawas, dan Kepala MTs Al Falaah di acara pembukaan workshop (Dok: Tugiyo, S.Ag.)

 

Bantul (MTsN 2 Bantul) – Tuntunan zaman di era 4.0 menggugah seluruh guru khususnya guru mata pelajaran aqidah akhlak untuk terus meningkatkan kemampuan sehingga tidak sampai tertinggal. Terlebih dalam ayat Al Qur’ an, Al Hadits dan kata – kata mutiara terdapat banyak ajakan kepada manusia untuk selalu menuntut ilmu. Melalui workshop berdurasi 2 hari ini, semua peserta diharapkan dapat mengembangkan kreatifitasnya dalam pengajaran daring/online. Demikian sambutan pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementarian Agama Kabupaten Bantul Hj. Ening Sholeh, Astuti, MA yang disampaikan di hadapan seluruh peserta workshop pembuatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi (TI) Rabu (14/10).

Workshop yang digagas Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Aqidah Akhlak Madrasah Tsanawiyah (MTs) Se – Kabupaten Bantul bekerjasama dengan MTs Al Falaah Pandak Bantul tersebut digelar Rabu (14/10) dan Kamis (15/10) di musholla dan Lab TIK MTs Al Falaah Pandak Bantul. Workshop menghadirkan Wahyu Nugroho, M.Pd. dan Harisna Hikmah, M.Pd. dari Universitas Nahdlotul Ulama (NU) Yogyakarta selaku pemateri.

Senada dengan Ening, Ketua MGMP, Tugiyo, S.Ag. menambahkan guru harus peka terhadap perkembangan zaman dan harus tahu bagaimana bersikap untuk memenuhi tantangan zaman tersebut. “Oleh karena itu MGMP memberikan wadah kepada seluruh guru akidah akhlak (MTs negeri dan swasta Se-Bantul-red) untuk meningkatkan kemampuan melalui workshop ini” ungkap guru akidah akhlak MTsN 2 Bantul.

Seluruh peserta workshop berpose bersama di acara pembukaan yang diselenggarakan di musholla MTs Al Falaah Pandak Bantul.

H. Aidi Johansyah, S.Ag.M.M. selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul dalam sambutan menyampaikan agar guru  selalu mengembangkan wawasan keagamaan terlebih adanya isu Islam moderat yang membuat kita harus lebih selektif lagi. Di samping itu, untuk menjadi guru yang sukses, terdapat 3 hal yang harus di penuhi yaitu nilai yang diperoleh, sistem yang baik, dan adanya keteladan. Maka ini saatnya bagi guru Kementerian Agama untuk bisa memberikan tontonan kepada masyarakat untuk menjadi tuntunan.

Salah satu pemateri Harisna Hikmah, M.Pd. memberikan materi kepada seluruh peserta di Lab TIK MTs Al Falaah Pandak Bantul.

KH. Ahmad Murod S.Ag selaku Kepala MTs Al Falaah sangat mengapresiasi kegiatan workshop yang digagas MGMP tersebut. Workshop dengan tujuan utama agar guru mampu membuat media pembelajaran dengan Padlet, Quizizz, google form, dan kinemaster tersebut sudah menjadi agenda madrasah untuk meningkatkan kemampuan seluruh guru aqidah akhlak di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Bantul. Kegiatan dilaksanakan dengan dana Bantuan Operasional Pendidikan MTs Al Falaah Pandak Bantul tahun anggaran 2020 (jkp).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.