25 September 2022

 

 

Bantul (MTsN 2 Bantul)-Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan para pecinta bahasa dan sastra Kabupaten Bantul untuk menyelenggarakan kompetisi bahasa dan sastra tahun 2020. Para guru yang tergabung dalam kelompok MGMP Bahasa Jawa kabupaten Bantul ini sepakat akan menyelenggarakan aneka perlombaan bahasa dan sastra Jawa secara daring. Dengan mengambil tema ‘Ngleluri lan Ngrembakakake Tata Nilai Budaya Jawa ing Daerah Istimewa Yogyakarta kanggo Memayu Hayuning Bawana‘, para pecinta sastra Jawa ini mengharapkan agar para generasi penerus bangsa tetap dapat mencintai budaya, khususnya budaya Jawa.

Beberapa cabang lomba yang diselenggarakan dalam event Kompetisi Bahasa dan Sastra 2020 ini yaitu, lomba geguritan, macapat, maca cerkak, alih aksara untuk siswa SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA. Kemudian lomba dongeng bahasa Jawa untuk guru Paud/TK/RA/SD/MI. Lomba stand up comedi bahasa Jawa untuk umum. Lomba sesorah untuk SMP/MTs/SMA/MA/pranata desa. Terakhir Lomba pranatacara untuk umum.

Tak ingin ketinggalan momentum istimewa ini, beberapa siswa MTsN 2 Bantul di bawah bimbingan Purwito Aji Yuwono, guru bahasa Jawa MTsN 2 Bantul, semangat untuk mengikuti kompetisi tersebut. Adapun cabang lomba yang diikuti adalah maca cerkak dan geguritan. Lomba maca cerkak diwakili oleh Egiska kelas VIII A dan lomba geguritan diwakili oleh Azahra, Celia, dan Tri Suci.

“Begitu info lomba dishare, banyak siswa ingin ikut, terutama lomba geguritan, baik kelas VII, VIII, dan IX. Tetapi karena keterbatasan waktu dan situasi, akhirnya ditetapkan 3 siswa untuk geguritan dan 1 siswa untuk maca cerkak. Sementara siswa yang ingin mengikuti alih aksara karena suatu hal mengundurkan diri,” ungkap Purwito, Sabtu (12/9).

Empat siswa yang telah terpilih berdasarkan pengalaman dan keberanian tampil ini akhirnya diberi materi lomba dan diminta mempelajari mandiri terlebih dahulu di rumah, baru kemudian diundang 2 kali ke madrasah untuk dibenahi beberapa hal. Hingga akhirnya, pada Sabtu (12/9), keempat siswa tersebut sepakat untuk rekaman video penampilan terbaik mereka untuk dikirimkan kepada panitia lomba. Purwito berharap salah satu dari mereka mendapat nominasi dan dapat mengharumkan nama MTsN 2 Bantul, almamater tercinta. (yis)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.